
Haka Auto terus perbanyak fasilitas SPKLU di diler maupun di luar diler.
JawaPos.com - Industri kendaraan listrik Indonesia memasuki babak baru. CEO PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto), Hariyadi Kaimuddin, menegaskan ambisi besar perusahaan untuk memperluas jaringan diler mobil listrik BYD dan Denza hingga mencapai 30 cabang dalam dua tahun ke depan.
Langkah ekspansi ini menjadi bagian dari strategi agresif Haka Auto dalam memperkuat posisi di pasar otomotif nasional, khususnya di segmen kendaraan listrik (EV) yang terus menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025 hingga awal 2026.
Fokus Ekspansi Diler Kendaraan Listrik di Kota Besar
Hariyadi mengungkapkan bahwa pengembangan jaringan diler BYD dan Denza berjalan cepat dan membutuhkan fokus penuh dari manajemen. Peningkatan minat masyarakat terhadap mobil listrik di berbagai kota besar Indonesia menjadi faktor utama pendorong ekspansi ini.
Menurutnya, penetrasi kendaraan listrik tak lagi terbatas di Jakarta, melainkan mulai meluas ke berbagai wilayah strategis lainnya. Oleh karena itu, perluasan jaringan penjualan dan layanan purna jual menjadi prioritas utama.
“Target 30 cabang tentu bukan hal yang mudah, tetapi ini adalah langkah penting untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” ujarnya dalam pertemuan di Jakarta Selatan, Senin (2/3).
Optimistis Prospek Kendaraan Listrik Indonesia
Keputusan Haka Auto memperbesar investasi di sektor mobil listrik didasarkan pada keyakinan bahwa industri otomotif nasional sedang berada dalam fase transisi menuju elektrifikasi. Tren global, dukungan pemerintah, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan menjadi kombinasi yang menjanjikan.
Hariyadi menilai, kebijakan pemerintah dalam mendorong kemandirian energi dan mengurangi ketergantungan impor bahan bakar fosil membuka peluang besar bagi pelaku industri otomotif. Selain berdampak positif terhadap bisnis, transformasi ini juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon dan keberlanjutan lingkungan.
Sudah Operasikan 17 Outlet, Ekspansi Berlanjut 2026
Hingga awal 2026, Haka Auto telah mengoperasikan 15 outlet BYD dan 2 outlet Denza di berbagai kota strategis. Pada semester pertama tahun ini, perusahaan juga menyiapkan peresmian sejumlah diler baru untuk memperluas jangkauan pasar.
Ekspansi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan mobil listrik, tetapi juga penguatan layanan purna jual agar konsumen mendapatkan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang optimal.
Dengan strategi ekspansi agresif dan komitmen jangka panjang terhadap elektrifikasi, Haka Auto semakin menegaskan diri sebagai salah satu pemain utama dalam perkembangan kendaraan listrik Indonesia. Jika tren ini terus berlanjut, 2026 berpotensi menjadi momentum penting bagi pertumbuhan pasar mobil listrik nasional.
