
Ilustrasi: Seseorang bermain game mobile. (EnjoyGamesOnline)
JawaPos.com - Beredar video dan foto di media sosial seorang siswa sekolah menengah pertama asal Kecamatan Kemranjen meninggal dunia, Selasa (25/5). Diduga, korban meninggal dunia akibat kecanduan game online.
Seperti diberitakan Radar Tegal (Jawa Pos Group), Kapolsek Kemranjen AKP Supardi membenarkan kabar meninggalnya siswa tersebut yang berisinial E, warga Desa Pageralang Gerumbul Posangit. "Data bhabin, berdasarkan keterangan dari orang tuanya, E meninggal kena syaraf. E biasa main game online," terang Kapolsek, Rabu (26/5).
E yang masih berusia 12 tahun itu menghembuskan napas terakhirnya di rumahnya. Setelah sebelumnya dilarikan ke rumah sakit. "Dibawa ke rumah sakit, terus pulang lagi, meninggal di rumah. Lalu, dimakamkan di Sibalung," kata Kapolsek.
Terpisah, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Banyumas dr. Rudi Kristiyanto menerangkan pasien berinisial E sempat menjalani perawatan di RSUD Banyumas pada 16-17 Mei minggu lalu. Pasien didiagnosis mengalami Gangguan Mental Organik (GMO) dan encephalitis.
"Pasien didiagnosis gangguan mental organik dan encephalitis berdasarkan rapat bersama antara dokter spesialis jiwa dengan dokter spesialis anak," jelas dr. Rudi Kristiyanto.
Pasien diprogram CT scan dengan obat-obatan yang sudah dijalankan. Obat-obatan masuk sesuai dengan indikasi medisnya. Akan tetapi, pada kasus pasien E batal dilakukan CT scan. Sebab, ada penolakan CT scan.
"Meninggalnya di rumah karena menolak tindakan untuk penegakkan diagnosis," imbuhnya seperti yang dikutip dari radarbanyumas.co.id.
Secara umum gangguan yang muncul akibat aktivitas berlebih dengan game memang ada dalam dunia medis. Gangguan game itu didefinisikan dalam revisi ke-11 dari Klasifikasi Penyakit Internasional (ICD-11). Yakni sebagai pola perilaku bermain game yang ditandai dengan gangguan kontrol atas game.
Gangguan tersebut menimbulkan konsekuensi negatif. Diantaranya pada pola perilaku, kerusakan signifikan dalam bidang fungsi pribadi, keluarga, sosial, pendidikan, pekerjaan atau penting lainnya. Biasanya konsekuensi negatif akan terbukti setidaknya selama 12 bulan. Sedangkan diagnosis pada anak tersebut dalah gangguan mental organik dan encephalitis.
"Istilah medis gangguan mental organik itu gangguan mental yang disebabkan kelainan organik. Organiknya encephalitis itu. Encephalitis itu gangguan pada otak," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022