
Kondisi mobil Toyota Cayla yang ditumpangi satu keluarga dari Bekasi dalam kecelakaan maut di ruas tol Pejagan-Pemalang KM 290. (Instagram: jpradarsemarang)
JawaPos.com - Mudik lebaran yang seharusnya menjadi momen membahagiakan bersama keluarga besar di kampung halaman justru berujung maut. Sialnya, semua anggota keluarga yang ada di dalam mobil dinyatakan meninggal dunia.
Kejadian tersebut dialami satu keluarga dari Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Mobil Toyota Calya yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan menabrak sebuah bus di ruas Tol Pejagan-Pemalang KM 290, Kamis (19/3) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB.
Dalam kecelakaan tersebut, 4 orang dinyatakan meninggal dunia. Mereka adalah Gunawan, Devi Agustina, Nafisah Maisaroh, dan Narendra Dewan Gaozan.
Satu anak kecil kritis dan sempat dilarikan ke RS Siaga Medika Pemalang. Sayangnya, anak kecil berusia 3 tahun tersebut dinyatakan meninggal dunia oleh dokter yang menanganinya, beberapa jam kemudian. Anak kecil itu mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 16.35 WIB.
"Korban balita berusia tiga tahun masuk dalam kondisi kritis dan dinyatakan meninggal oleh dokter yang menanganinya tadi sore pukul 16.35 WIB," kata Humas RS Siaga Medika Pemalang, Indra Setiawan, dalam keterangannya.
Dengan demikian, total orang yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut semuanya berjumlah 5 orang. Mereka satu keluarga dari Bekasi, Jawa Barat.
Berdasarkan video diunggah di akun media sosial Radar Semarang, terlihat bagian depan mobil yang ditumpangi satu keluarga dari Bekasi mengalami kerusakan sangat parah pada bagian depan.
Pengemudi mobil minibus diduga mengantuk saat berkendara, sehingga mobilnya tiba-tiba oleng ke kanan dan kemudian menghantam bagian belakang bus Agra Mas yang berada di jalur B one way. Sebagian dari mereka meninggal akibat mengalami cedera parah pada bagian kepala.
"Diduga pengemudi mengantuk, kendaraan oleng ke kanan dan menabrak bagian belakang kiri bus," kata Kanit Gakkum Polres Tegal Iptu Henry Ade Birawa.
