JawaPos.com - Polda Metro Jaya mulai memeriksa mobil Toyota Vios bernomor polisi B 1606 LB yang dikendarai oleh Brigjen TNI (Purn) Hendra Hendrawan Ostevan. Pemeriksaan itu dilakukan pada Senin (20/1). Sebelumnya, Basarnas dan Kantor SAR Jakarta berhasil menemukan dan mengangkat mobil tersebut ke daratan pada Sabtu (18/1).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan bahwa pemeriksaan mobil tersebut dilakukan oleh Puslabfor Mabes Polri. ”Didampingi oleh penyidik dari Subdit Resmob (Ditreskrimum Polda Metro Jaya),” kata dia kepada awak media. Ade Ary mengatakan, tersebut dimulai siang ini.
Menurut perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu, pemeriksaan mobil yang dikendarai oleh Brigjen Hendra Hendrawan hingga tercebur dan jatuh ke laut sangat penting untuk mengungkap kasus yang mereka tangani. ”Akan dilakukan pendalaman, pemeriksaan terkait kondisi mobil. Ini masih berproses,” ucap Ade Ary.
Dia menyampaikan bahwa temuan jenazah dan mobil Brigjen Hendra Hendrawan terus didalami oleh penyidik. Polda Metro Jaya meminta Basarnas melakukan penyelaman untuk mencari dan menemukan mobil tersebut. Hasilnya, mobil itu ditemukan setelah tim penyelaman melaksanakan operasi selama tiga hari berturut-turut.
”Dari rumah, berdasarkan keterangan keluarga ke Tangerang. Dari situ berdasarkan analisa IT, korban ini berputar-putar sampai ke Bogor, ke Senen, ujungnya ke Cilincing, terakhir ke Marunda tersebut,” terang Ressa.
Perwira menengah Polri dengan dua kembang di pundak itu menyampaikan bahwa pihak keluarga sudah memastikan korban tidak memiliki musuh dan tidak punya masalah. ”Tapi, kami masih mencari juga orang terakhir yang bertemu korban,” imbuhnya. Menurut dia hal itu perlu dilakukan sebagai bagian dari pendalaman. Termasuk soal urusan tanah yang disampaikan oleh pihak keluarga.