Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Januari 2025, 01.33 WIB

Viral Mobil Dinas RI 36, Mayor Teddy Pastikan Sudah Beri Teguran Keras

Raffi Ahmad dan Mayor Teddy. (Nina Rialita.) - Image

Raffi Ahmad dan Mayor Teddy. (Nina Rialita.)

 

JawaPos.com - Insiden mobil dinas berpelat RI 36 yang viral di media sosial menyita perhatian publik. Aksi seorang petugas patroli dan pengawalan (patwal) yang dianggap arogan saat mengawal mobil tersebut memicu kritik tajam dari warganet. 

Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya menyatakan telah memberikan teguran kepada pihak-pihak terkait. Mobil berplat RI 36 itu diketahui milik Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.
 
"Sudah. sudah kita tegur," kata Mayor Teddy kepada wartawan, Minggu (12/1).
 
 
Meski demikian, Mayor Teddy tidak mengungkapkan nama pejabat yang memiliki hak guna atas kendaraan dinas jenis Lexus berplat nomor polisi RI 36 tersebut. Dia hanya menyampaikan pesan kepada semua pihak, termasuk pejabat, untuk berhati-hati dalam berkendara.
 
"Sudah diingatkan kembali semuanya agar semakin berhati-hati dan bijak saat berkendara," tegasnya.
 
Sementara, Raffi Ahmad sendiri telah menyampaikan klarifikasi terkait viralnya mobil Lexus RI 36 yang mendapat pengawalan saat melintas Jalan Sudirman-Thamrin. Raffi mengakui bahwa kendaraan tersebut memang miliknya.
 
"Saya membenarkan bahwa mobil tersebut adalah mobil saya, Raffi Ahmad, tapi saat itu, saya tidak ada di mobil, karena mobil dalam perjalanan menjemput saya," ungkap Raffi, Sabtu (11/1).
 
"Sebelumnya (mobil) mengambil beberapa berkas penting, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke rapat selanjutnya," sambungnya.
 
Ayah dari dua anak itu mengungkapkan kronologi kejadian patwal dan RI 36 yang menghebohkan publik yang kemudian viral di media sosial. Dia menuturkan,  kejadian bermula saat terdapat taksi Alphard yang berada di depan rangkaian kendaraan dinas RI 36 miliknya.
 
"Di depan taksi tersebut ada truk berhenti, sehingga taksi mengambil jalur sebelah kanan dan hampir menyerempet mobil di jalur tersebut. Pengemudi taksi dan mobil tersebut kemudian membuka jendela dan saling adu argumen," ungkap Raffi.
 
"Petugas patwal yang melihat hal ini, khawatir akan menimbulkan kemacetan karena lalu lintas sedang lumayan padat, langsung menegur pengemudi taksi bicara dan menunjuk dengan maksud kira 'hei jangan bertengkar, Bapak ayo maju' dengan gestur tangan yang terlihat di video," sambungnya.
 
Raffi memastikan, tidak ada aksi arogan dari patwal yang mengawal mobil Lexus RI 36.
 
"Jadi tidak ada narasi arogan seperti yang tersebar di media sosial," ujar Raffi.
 
Lebih lanjut, Raffi memastikan personel Patwal sudah dievaluasi oleh Polri. Ia pun memastikan, akan terus dibina agar lebih baik lagi.
 
"Ke depannya seluruh tim akan lebih berhati-hati dan bijak saat berkendara," pungkasnya.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore