Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Januari 2025, 03.58 WIB

Soroti Penanganan Judol hingga Keamanan Data, Komdigi Jalin Kerja Sama dengan BPPIK

Menteri Komdigi Meutya Hafid (kiri) dan Kepala BPPIK Aris Marsudiyanto (kanan). (JawaPos.com/Nanda Prayoga). - Image

Menteri Komdigi Meutya Hafid (kiri) dan Kepala BPPIK Aris Marsudiyanto (kanan). (JawaPos.com/Nanda Prayoga).

 
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi khusus (BPPIK) berkerjasama untuk mengawal program-program yang dilakukan oleh Kementerian Komdigi. Bahkan, kerjasama ini akan dijalankan dalam bentuk yang lebih formal yakni MoU.
 
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk selalu bekerjasama, terbuka, dan transparan. Hal ini termasuk dengan BPPIK. 
 
“Agar program-program, baik yang dilakukan oleh Kementerian ini juga bisa tepat sasaran dan efisien. Kata kunci dari presiden yang selalu beliau sampaikan adalah bagaimana kita bisa mencapai efisiensi,” kata Meutya di Kantor Kementerian Komdigi, Kamis (9/1/2025).
 
Sementara itu, Kepala BPPIK, Aris Marsudiyanto, mengungkapkan memang banyak hal yang harus diperbaiki di Kementerian Komdigi, seperti halnya pemberantasan judi online.
 
“Salah satunya tadi kita cukup menarik berbicara tentang judi online, yang sekarang sudah mulai berjalan dengan baik, kita berharap pemberantasan itu harus dilanjutkan terus, tanpa pandang bulu sampai ke akar-akarnya,” ungkap Aris.
 
 
Selanjutnya, keduanya menyoroti peningkatan IT di semua kementerian dan lembaga. Sebab, saat ini dibutuhkan kecepatan, efektivitas, efisiensi, dan transparansi untuk menunjang kinerja kementerian.
 
Hal ini termasuk pula dengan hardware dan software yang setiap saat harus ditingkatkan dan diperbarui.
 
“Nah ini kita bicara lebih jauh ya, supaya sistem mekanisme, tata kelola pemerintahan itu bisa berjalan dengan efisien, cepat, transparan, seperti itu. Jadi teknologi sangat penting sekali,” ungkap dia.
 
Faktor sumber daya manusia juga disorot. Dia menekankan, jangan sampai alat-alat di kementerian yang sudah modern tak ditunjang dengan SDM yang berintegritas.
 
Yang terakhir, keduanya juga membahas mengenai pemberantasan segala macam kebocoran data, korupsi, manipulasi, yang diharapkan bisa dilakukan dengan meningkatkan kinerja dari Komdigi.
 
“Saya rasa itu hal-hal yang kita bicarakan. Nanti selanjutnya akan ditindaklanjuti lebih spesifik dengan jajaran-jajaran terkait, tiap deputi dan tiap dirjen, akan kita buatkan kesepakatan MoU bersama seperti itu, melibatkan jajaran-jajaran yang terkait untuk bisa komprehensif dan optimal,” tutup Aris.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore