Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Januari 2025, 03.56 WIB

Orang-orang yang Tumbuh dalam Lingkungan Broken Home, Seringkali Menunjukkan 8 Perilaku Ini saat Dewasa

Orang-orang yang sering menyaksikan pertengkaran saat tumbuh dewasa sering menunjukkan 8 perilaku ini saat dewasa - Image

Orang-orang yang sering menyaksikan pertengkaran saat tumbuh dewasa sering menunjukkan 8 perilaku ini saat dewasa

JawaPos.com - Pengalaman masa kecil kita sangat membentuk jati diri kita sebagai orang dewasa.

Menyaksikan pertengkaran secara teratur selama tahun-tahun pembentukan diri kita dapat memberikan dampak yang sangat besar.

Pengalaman-pengalaman ini sering kali menanamkan perilaku tertentu pada diri kita, respons yang kita kembangkan dari waktu ke waktu sebagai mekanisme penanggulangan atau strategi pertahanan.

Dalam artikel yang dikutip dari geediting.com, Sabtu (18/1) ini, kita akan menyoroti delapan perilaku yang sering ditunjukkan oleh orang dewasa yang sering menyaksikan pertengkaran saat mereka masih anak-anak.

Ini bukan tentang memberi label atau menstigmatisasi, tetapi tentang pemahaman dan empati. Mari kita mulai.

1. Meningkatnya kepekaan terhadap konflik

Tumbuh di lingkungan yang sering terjadi pertengkaran dapat membuat seseorang sangat peka terhadap konflik.

Kepekaan yang meningkat ini sering terlihat pada orang dewasa yang sering menyaksikan pertengkaran semasa kecil.

Seolah-olah mereka telah mengembangkan radar internal untuk mendeteksi ketegangan atau ketidaksetujuan, bahkan dalam bentuk yang paling halus sekalipun.

Kepekaan ini berasal dari kebutuhan naluriah untuk mengantisipasi dan menghindari konflik, sebuah strategi bertahan hidup yang dipelajari sejak dini.

2. Kesulitan dalam mengekspresikan emosi

Orang yang tumbuh di sekitar pertengkaran yang sering terjadi, memiliki kesulitan tertentu dalam mengekspresikan emosi.

Orang-orang ini dikelilingi oleh emosi yang mentah dan kuat, namun mereka selalu berjuang untuk mengartikulasikan perasaan mereka sendiri.

Ini seperti tumbuh besar di rumah yang terbakar dan kemudian tidak tahu cara menangani api.

Anda telah melihat kekuatan destruktif dari emosi yang tidak terkendali, jadi Anda menghindarinya. Anda memendamnya, khawatir tentang dampak buruk jika Anda mengungkapkannya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore