
Ilustrasi mobbing di pekerjaan (Vecteezy: DC Studio)
JawaPos.com - Mobbing merupakan kekerasan psikologis berupa tekanan, pelecehan, atau intimidasi yang berlangsung dalam jangka panjang.
Berbeda dengan bullying yang melibatkan tindakan fisik, mobbing menyerang secara mental dan dapat berdampak lebih dalam.
Akibatnya, korban kehilangan motivasi kerja, mengalami stres berkepanjangan, bahkan bisa memutuskan untuk mengundurkan diri.
Mila Priscilla, seorang konsultan rekrutmen, mengungkapkan pada publikasi LinkedIn-nya bahwa perilaku mobbing sering dianggap sepele padahal bisa memberikan dampak serius terhadap karyawan.
Ia juga membagikan beberapa tanda perilaku mobbing dalam dunia kerja yang perlu diwaspadai sebagai berikut:
1. Dimarahi di Depan Umum
Menegur seseorang itu sah-sah saja, namun harus diperhatikan juga situasi dan kondisinya.
Menerima teguran atau kritik di depan umum, berhadapan dengan para rekan kerja dapat merusak harga diri dan menimbulkan tekanan emosional.
2. Masukan Diabaikan
Ketika pendapat atau ide yang disampaikan tidak didengarkan atau sengaja diabaikan, ini bisa menjadi bentuk pelecehan psikologis yang halus.
3. Dibatasi untuk Berekspresi
Tidak diberikan kesempatan untuk berbicara atau berkontribusi dalam rapat atau diskusi penting adalah tanda lain mobbing.
4. Tidak Dilibatkan dalam Pengambilan Keputusan
Karyawan yang dikesampingkan dalam proses pengambilan keputusan, terlebih jika hal tersebut berkaitan langsung dengan tugasnya, bisa merasa tidak dihargai.
5. Diberi Beban Kerja Berlebihan
