Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Januari 2025, 01.56 WIB

Latih Sejak Dini! Intip 5 Tips Mengajarkan Anak-anak tentang Manajemen Keuangan yang Tepat

Ilustrasi mengajari anak belajar keuangan (our-team/freepik.com) - Image

Ilustrasi mengajari anak belajar keuangan (our-team/freepik.com)

JawaPos.com - Pikirkan kembali bagaimana kamu belajar mengelola uang baik di rumah, sekolah, atau pengalaman langsung.

Carrie Schwab-Pomerantz mengatakan banyak orang menyesal tidak mempelajari dasar-dasar keuangan lebih awal. Memahami pengelolaan uang sebelum memasuki dunia kerja sangat penting.

Chris Kawashima mengingatkan orang tua agar mempersiapkan anak-anak menghadapi tantangan finansial, sementara Carrie dan Chris berbagi tips dalam membentuk kebiasaan keuangan sehat pada anak.

Melansir schwab.com, berikut ini berbagai cara mengajarkan kepada anak-anak manajemen keuangan yang tepat.

1. Kenalkan nilai uang

Memberikan uang saku merupakan salah satu cara untuk membantu anak-anak mengembangkan keterampilan hidup yang penting, seperti pengambilan keputusan, perencanaan, dan pengelolaan keuangan. Ketika anak-anak punya uang sendiri, mereka akan lebih termotivasi belajar tentang nilai uang dan bagaimana cara mengelola uang secara bijak.

2. Tekankan untuk menabung

Menabung tidak hanya mengumpulkan uang, tetapi juga mengenai mengembangkan sikap mental yang positif terhadap uang. Dengan mendorong anak-anak menabung demi tujuan jangka panjang, kita membantu mereka membangun rasa percaya diri dan keyakinan akan kemampuan mereka dalam mencapai tujuan.

Membiasakan diri untuk menyisihkan sebagian kecil dari setiap penghasilan menjadi langkah pertama menuju kemandirian finansial. Selain itu, menabung juga bisa membantu anak-anak mengembangkan keterampilan pengambilan keputusan dan perencanaan keuangan.

3. Bantu menetapkan anggaran

Sebagai orang tua, kita mempunyai peran penting dalam mengajarkan anak-anak kita tentang pengelolaan keuangan. Saat anakmu memulai karier mereka, coblah luangkan waktu guna mendiskusikan pentingnya menyusun anggaran, menabung, dan berinvestasi.

Carrie menjelaskan bahwa banyak tunjangan perusahaan yang dapat membantu anakmu mencapai tujuan finansial mereka. Dengan menjadi mentor keuangan bagi anakmu, kamu dapat membantu mereka dalam menciptakan keputusan finansial yang bijak sepanjang hidup mereka.

4. Perkenalkan mereka pada pekerjaan

Menurut Carrie, hasil penelitian menunjukkan bahwa anak muda yang memiliki pekerjaan cenderung lebih terampil dalam menabung dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, penting bagi orang tua guna memastikan anak mereka mulai menabung sebagian dari setiap penghasilan yang mereka peroleh.

Orang tua juga bisa mendorong anak berkontribusi bagi pengeluaran seperti bensin atau tiket film. Carrie menegaskan bahwa wajar apabila anak diminta membayar sebagian dari pengeluaran pribadi mereka, karena ini mengajarkan tanggung jawab dan menghargai uang yang mereka hasilkan. Tindakan ini membantu anak memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak sejak dini.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore