
Ilustrasi- Orang dengan gangguan narsisti (NPD) dan orang terdekatnya (yanalya-freepik)
JawaPos.com - Penderita Narcissistic Personality Disorder (NPD) sering kali tidak menyadari bahwa perilaku mereka dapat berdampak negatif pada orang lain.
Gangguan kepribadian ini ditandai dengan kebutuhan yang berlebihan akan perhatian, rasa penting diri yang tinggi, dan kurangnya empati.
Meski terlihat percaya diri dan karismatik, tindakan yang mereka lakukan sering kali manipulatif dan menyakitkan bagi orang-orang di sekitar. Tanpa disadari, perilaku ini bisa merusak hubungan, baik secara emosional maupun psikologis.
Melansir Blog Herald, artikel ini akan membahas tujuh perilaku manipulatif yang sering dilakukan oleh penderita NPD dan dampaknya pada orang lain.
1) Menggunakan Pesona untuk Mengendalikan
Penderita NPD sering memanfaatkan pesona mereka untuk mendapatkan kepercayaan atau dukungan. Namun, di balik sikap ramah mereka, ada niat untuk mengendalikan situasi atau orang lain demi kepentingan pribadi.
2) Terus Menerus Butuh Validasi
Mereka cenderung selalu mencari validasi dari orang lain, baik melalui pujian maupun perhatian. Kebiasaan ini dapat membuat orang di sekitarnya merasa lelah dan kurang dihargai karena hubungan yang cenderung satu arah.
3) Sulit Berempati
Kesulitan berempati adalah salah satu ciri khas NPD. Mereka sering tidak mampu memahami atau peduli pada perasaan orang lain, yang membuat hubungan interpersonal menjadi sulit dan menyakitkan bagi pihak lain.
4) Suka Menyalahkan Orang Lain
Ketika terjadi masalah, penderita NPD cenderung menyalahkan orang lain daripada bertanggung jawab atas kesalahan mereka sendiri. Hal ini sering kali melukai orang-orang yang terlibat karena merasa diperlakukan tidak adil.
5) Memanfaatkan Rasa Bersalah
Mereka memiliki kemampuan untuk memanfaatkan rasa bersalah orang lain demi keuntungan pribadi. Misalnya, mereka membuat orang merasa bersalah atas sesuatu yang sebenarnya bukan tanggung jawabnya.
6) Melakukan Gaslighting
