
Ilustrasi anak picky eater. (Pexels)
JawaPos.com - Picky eater adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan anak yang sulit makan atau hanya mau mengonsumsi jenis makanan tertentu.
Anak yang picky eater biasanya menolak mencoba makanan baru atau memiliki preferensi yang sangat terbatas terhadap rasa, tekstur, atau jenis makanan.
Fenomena ini sering kali membuat orang tua khawatir karena dapat berdampak pada asupan nutrisi dan tumbuh kembang anak.
Menghadapi anak yang picky eater menjadi tantangan bagi banyak orang tua, oleh karena itu penting untuk memahami penyebabnya terlebih dahulu.
Dilansir dari laman Kemenkes (8/1), kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal dan internal, berikut penjelasannya:
Faktor eksternal picky eater
Faktor ini berkaitan dengan lingkungan dan pola asuh di sekitarnya, mencakup peran orang tua, rutinitas keluarga, serta kesempatan anak untuk mengenal makanan baru.
1. Ibu Bekerja
Anak yang dibesarkan oleh ibu yang bekerja cenderung memiliki waktu makan yang kurang teratur.
Kesibukan orang tua dapat memengaruhi perhatian terhadap pola makan anak, termasuk dalam mengenalkan variasi makanan.
2. Pola Asuh dan Kebiasaan Orang Tua
Kebiasaan asuh pada orang tua yang otoriter atau tidak terstruktur membuat anak cenderung picky eater.
Memaksa anak makan justru sering membuat mereka semakin menolak makanan tertentu.
Anak-anak juga biasanya meniru kebiasaan orang tua, maka penting untuk mencontohkan makan menu yang bervariasi.
3. Terlambat Mengenal Makanan
