Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Januari 2025, 21.58 WIB

Sering Jaga Jarak, Kenali 5 Tanda-tanda Seseorang yang Berusaha Menghindar dari Anda Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang sedang menjaga jarak. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang sedang menjaga jarak. (Freepik)

JawaPos.com – Jika Anda pernah merasa ada seseorang dalam hidup Anda yang berusaha menjauh dari Anda. Hal itu bisa menjadi pengalaman yang membingungkan dan menegangkan, serta dipenuhi dengan pertanyaan dan keraguan.

Isyarat psikologis sering kali tidak kentara, sehingga sulit mengetahui apakah seseorang sengaja menjauhkan diri atau sekadar terganggu oleh hal lain. Memahami perilaku manusia tidak selalu mudah.

Berikut 5 tanda-tanda seseorang yang berusaha menghindar dari anda menurut psikologi, seperti dilansir dari laman Hack Spirit.

1. Membutuhkan waktu yang lama untuk merespon

Ketika seseorang peduli, mereka cenderung berusaha untuk tetap terhubung. Jika mereka tiba-tiba membutuhkan waktu lebih lama untuk merespons atau balasan mereka singkat, itu bisa menjadi tanda penarikan diri secara emosional.

Setiap orang memiliki hari-hari atau periode sibuk di mana mereka tidak dapat merespons dengan baik. Namun, jika ini menjadi tren yang konsisten tanpa penjelasan yang masuk akal, mungkin ini lebih dari sekadar kebetulan. Memahami hal ini bukan berarti menyalahkan diri sendiri atau mereka.

Ini tentang mengenali tanda-tandanya dan mengambil langkah-langkah untuk berkomunikasi secara efektif atau menyesuaikan harapan Anda. Sasarannya di sini adalah untuk membina hubungan yang lebih sehat dan lebih pengertian dalam hidup Anda.

2. Terlihat lebih sopan daripada biasanya

Ini mungkin tampak seperti tanda yang aneh, tetapi peningkatan kesopanan terkadang dapat menunjukkan keinginan untuk menjaga jarak.

Ketika seseorang benar-benar dekat dengan Anda, interaksinya sering kali santai dan nyaman. Mereka merasa bebas menjadi diri mereka sendiri, dengan segala keunikannya.

Namun jika Anda memperhatikan mereka mulai berkomunikasi lebih formal dengan Anda, itu bisa menjadi tanda adanya jarak emosional. Kesopanan yang berlebihan dapat berfungsi sebagai penyangga, menciptakan kesan formalitas dan interaksi yang impersonal.

Itu bisa menjadi cara mereka menjaga jarak dari Anda, tanpa harus melakukan konfrontasi langsung. Sekali lagi, ini bukan tentang mengambil kesimpulan terburu-buru atau menjadi paranoid terhadap setiap sikap sopan. Ini tentang memperhatikan perubahan dalam dinamika hubungan Anda dan memahami apa arti perubahan ini.

3. Menghindari kontak mata

Kontak mata merupakan bentuk komunikasi non-verbal yang kuat. Saat kita terhubung dengan seseorang, secara alami kita akan menatap mereka. Ini merupakan cara untuk menunjukkan minat dan pengertian.

Namun, jika seseorang mencoba menjaga jarak, mereka mungkin menghindari tatapan mata Anda. Ini bisa jadi karena kontak mata memicu pelepasan oksitosin, hormon yang meningkatkan perasaan empati dan hubungan emosional.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore