
Orang yang memiliki segalanya tapi kesepian. (Freepik)
JawaPos.com - Tahun baru 2025 biasanya membawa harapan baru dan daftar resolusi yang ingin dicapai. Namun, tak sedikit orang yang merasa kesepian di awal tahun, meski dikelilingi orang-orang terdekat.
Menurut Dr. Jiemi Ardian melalui akun TikTok-nya @jiemiardian, sekitar 25 persen orang merasakan kesepian, artinya satu dari empat orang di sekitar Anda mungkin mengalami hal yang sama. Mari pahami lebih jauh tentang kesepian, penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya.
Kesepian adalah perasaan emosional, sedangkan sendirian adalah kondisi fisik.
Kualitas hubungan memainkan peran penting. Orang yang punya banyak teman tetapi tidak merasa terhubung secara mendalam bisa tetap merasa kesepian. Sebaliknya, mereka yang memiliki sedikit teman tetapi hubungan emosionalnya kuat cenderung merasa lebih bahagia.
Beberapa faktor utama yang memicu kesepian meliputi:
Keterasingan Emosional
Hubungan tanpa kedalaman emosional membuat seseorang merasa terpisah dari orang lain.
Perbedaan Nilai dan Minat
Merasa berbeda dari orang-orang di sekitar dapat menghambat pembentukan hubungan bermakna.
Hubungan Dangkal
Interaksi formal atau transaksional tidak memberikan kepuasan emosional.
Tekanan Sosial
Media sosial sering menciptakan ilusi kebahagiaan yang membuat orang merasa kurang atau terisolasi.
Trauma Masa Lalu
Pengalaman buruk seperti kehilangan atau pengkhianatan dapat menghambat kemampuan seseorang untuk mempercayai orang lain.
Kecemasan Sosial
Ketakutan akan penolakan atau rasa malu mendorong seseorang menjauh dari hubungan sosial.
Kesepian yang dibiarkan berlarut-larut dapat memengaruhi:
Berikut langkah-langkah praktis untuk mengatasi kesepian:
Kenali dan Terima Perasaan Anda
Jangan menghakimi diri sendiri. Kesepian adalah perasaan manusiawi yang wajar dirasakan.
Bangun Hubungan Autentik
Jadilah lebih terbuka dan jujur dalam hubungan Anda. Menunjukkan sisi rapuh kepada orang terpercaya dapat memperdalam koneksi emosional.
