Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Agustus 2025, 15.55 WIB

Resep Odading Ala Devina Hermawan yang Empuk, Manis, dan Mengembang Sempurna

Resep odading ala Devina Hermawan menghadirkan harmoni antara tradisi dan modernitas.  (Tangkapan Layar YouTube Devina Hermawan) - Image

Resep odading ala Devina Hermawan menghadirkan harmoni antara tradisi dan modernitas. (Tangkapan Layar YouTube Devina Hermawan)

JawaPos.com-Siapa yang tidak kenal odading, jajanan khas Bandung yang sempat mencuri perhatian masyarakat Indonesia beberapa waktu lalu? Popularitas odading kembali melejit berkat video promosi lucu dari seorang penjual di Bandung yang kemudian viral di media sosial. Namun, jauh sebelum menjadi tren dunia maya, odading sudah lama menjadi bagian dari kuliner Nusantara, terutama di Jawa Barat.

Kini, banyak koki profesional hingga food content creator ikut mengangkat kembali pamor odading, termasuk salah satunya Devina Hermawan, chef muda yang dikenal melalui MasterChef Indonesia dan berbagai kanal resepnya. Resep odading versi Devina ini cukup sederhana, mudah diikuti, dan menghasilkan tekstur yang empuk dengan rasa manis pas di lidah.

Dengan panduan ini, Anda tidak hanya bisa membuat odading untuk camilan sore, tapi juga memahami nilai budaya di balik jajanan tradisional satu ini, dilansir dari kanal Devina Hermawan.

Berikut bahan dasar yang diperlukan (untuk sekitar 10–12 potong odading):

  • 280 gram tepung terigu protein sedang
  • 1 ¼ sendok teh baking powder
  • ½ sendok teh baking soda
  • 1 butir telur ayam
  • 110 gram susu cair
  • 20 ml minyak sayur
  • 4 ½ sendok makan gula pasir
  • ½ sendok teh garam
  • 1 sendok makan susu bubuk
  • 20 gram wijen putih untuk taburan
  • Minyak goreng secukupnya

Catatan:

  • Tepung terigu protein sedang digunakan untuk hasil yang empuk tetapi tetap sedikit kenyal.
  • Kombinasi baking soda dan baking powder membuat adonan lebih ringan dan mengembang.
  • Susu bubuk memberikan aroma harum khas bakery.

Langkah-Langkah Membuat Odading yang Empuk dan Mengembang

1. Membuat Campuran Cair

Pertama, siapkan wadah lalu campurkan susu cair, gula pasir, dan telur. Aduk hingga gula larut sempurna. Tambahkan sedikit minyak untuk memberikan kelembutan pada adonan.

2. Menyusun Bahan Kering

Dalam mangkuk besar, campurkan tepung terigu, susu bubuk, garam, baking soda, dan baking powder. Aduk rata dengan sumpit atau spatula agar tercampur merata.

3. Menggabungkan Bahan

Tuangkan campuran cair ke dalam bahan kering sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Lakukan perlahan agar adonan menyatu dengan baik.

4. Menguleni Adonan

Uleni dengan tangan sampai permukaan adonan halus. Tidak perlu sampai kalis elastis, cukup hingga tidak lengket. Tutup dengan cling wrap atau kain bersih, diamkan di suhu ruang sekitar 2 jam. Setelah itu, simpan semalaman di lemari es untuk proses fermentasi dingin yang membuat rasa lebih dalam.

5. Membentuk Adonan

Siapkan talenan dan rolling pin yang sudah dioles minyak. Gilas adonan hingga setebal 1 cm. Basahi permukaan dengan sedikit air, taburi wijen, lalu gilas lagi hingga ketebalan sekitar 0,5 cm. Potong dengan ukuran 4 x 6 cm atau sesuai selera.

6. Menggoreng

Panaskan minyak dengan api sedang. Masukkan potongan odading satu per satu, goreng sambil diaduk agar mengembang merata. Tunggu hingga berwarna cokelat keemasan, angkat, lalu tiriskan.

7. Sajikan Hangat

Odading siap disajikan selagi hangat. Teksturnya empuk, sedikit renyah di luar, dan harum wangi susu serta wijen.

Tips Sukses Membuat Odading Ala Devina Hermawan

  1. Gunakan minyak secukupnya agar odading bisa mengapung dan mengembang sempurna.
  2. Jangan terlalu kalis saat menguleni, cukup halus saja. Terlalu elastis membuat odading keras.
  3. Pastikan minyak panas stabil. Api terlalu besar membuat luar gosong tapi dalam mentah. Api terlalu kecil membuat odading menyerap minyak.
  4. Fermentasi semalaman sangat disarankan karena menghasilkan rasa yang lebih gurih dan aroma khas.
  5. Taburan wijen tidak hanya menambah rasa gurih tetapi juga membuat tampilan lebih menggoda.

Odading pertama kali populer di Bandung, Jawa Barat. Konon, namanya berasal dari bahasa Sunda. Ada kisah unik bahwa seorang anak kecil yang membeli kue goreng ini pernah berkata “odading” ketika ditanya ibunya, padahal sebenarnya ia sedang menirukan bunyi makanan saat digigit. Dari situlah nama odading melekat hingga sekarang.

Secara bentuk, odading mirip dengan roti goreng manis. Namun, ada ciri khas: tekstur dalamnya empuk dengan rongga udara, sementara bagian luar sedikit garing. Kehadiran wijen di atasnya memberikan rasa gurih manis yang khas.

Tidak hanya sebagai jajanan pasar, odading juga kerap disajikan di warung kopi atau sebagai camilan sore ditemani teh hangat.

Selain resep klasik ala Devina Hermawan, odading kini hadir dalam berbagai variasi rasa dan bentuk, di antaranya:

  • Odading isi cokelat: Adonan diberi isian cokelat batang atau meses.
  • Odading keju: Keju cheddar parut dimasukkan ke dalam adonan.
  • Odading pandan: Adonan diberi ekstrak pandan untuk aroma harum alami.
  • Odading matcha: Tambahan bubuk matcha memberikan cita rasa unik dan modern.
  • Odading premium: Dihidangkan dengan topping glaze gula, cokelat leleh, atau taburan gula halus.

Kreasi ini cocok untuk generasi muda yang menyukai fusion food tanpa meninggalkan akar tradisionalnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore