Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 September 2025, 05.04 WIB

Jangan Tertipu! Simak 6 Cara Mengetahui Teman yang Pura-Pura Baik Agar Terlepas dari Lingkungan Toxic

Ilustrasi Teman yang Berpura-Pura Baik../ Freepik - Image

Ilustrasi Teman yang Berpura-Pura Baik../ Freepik

JawaPos.com – Setiap manusia memiliki karakter yang berbeda dan tidak dapat diprediksi dengan mudah. Terkadang dalam menjalin pertemanan kita seringkali kesulitan untuk membedakan teman yang baik dan pura-pura baik.

Tidak semua senyuman dan sikap manis menunjukkan sebuah ketulusan dalam berteman. Sementara itu, dilansir dari GenMuda, pertemanan yang terkadang mengalami pertengkaran kecil, justru bisa menjadi lingkungan baik.

Oleh karena itu, kita harus lebih peka terhadap sikap – sikap tersirat agar tidak mudah tertipu dan terjerumus dalam lingkungan yang buruk.

Dirangkum dari Radar Surabaya, berikut ciri-ciri fake friend atau teman yang hanya berpura-pura baik kepadamu:

  1. Sindiran dalam Pujian (Backhanded Compliment)

Tidak semua bentuk pujian bertujuan untuk memberikan apresiasi. Orang yang berpura-pura baik akan menggunakan pujian untuk menyindir atau meremehkan seseorang.

Misalnya, ketika kamu mendapatkan kalimat “Keren juga kamu bisa mendapat nilai bagus, tapi karena soal ujiannya gampang sih” atau “aku kira kamu akan lebih buruk, ternyata tidak” artinya kamu sedang direndahkan dengan kalimat yang manis. 

  1. Tidak Pernah Mendukung Ketika Sukses

Teman yang baik akan merasa senang dan mengapresiasi ketika kamu sukses atau mendapatkan sebuah pencapaian. Sebaliknya, teman yang berpura-pura baik justru tidak terlihat senang dan menunjukkan perasaan iri. 

Rasa iri tersebut dapat terlihat dari kalimat seperti “Wajar kamu berhasil karena punya privilege”. Secara tidak langsung ucapan yang dilontarkan telah meremehkan usahamu.

  1. Memanipulasi Situasi

Ketika sedang menghadapi masalah, teman yang berpura-pura baik akan memanipulasi keadaan untuk membuatmu berada di posisi paling bersalah.

Mereka dapat membesar-besarkan masalah untuk menjebakmu dalam konflik yang diciptakan sendiri.

  1. Ingin Tahu Tentang Dirimu Tapi Tidak Membuka Diri

Teman sejati biasanya saling percaya untuk bertukar cerita. Sementar itu, teman yang hanya berpura-pura baik cenderung aktif menggali informasi tentang dirimu, namun tidak pernah menceritakan tentang dirinya.

Berhati-hatilah ketika menceritakan permasalahan pribadi karena bisa saja hal tersebut digunakan sebagai bahan gosip, bukan empati. 

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore