
Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi sekaligus terdakwa kasus korupsi pengadaan Chromebook Nadiem Anwar Makarim bersama istrinya Franka Karim usai mengikuti sidang di Pengadilan Tinggi, Jakarta, Selasa (24/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Tim penasihat hukum mantan Mentei Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim resmi mengajukan memori kasasi ke Mahkamah Agung (MA) melalui Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Jumat (16/10).
Langkah hukum tersebut ditempuh untuk melawan putusan banding dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek.
Kuasa hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir, menyampaikan pengajuan kasasi tersebut didasarkan pada sejumlah keberatan terhadap pertimbangan hukum majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Ia menilai, terdapat lima kekeliruan dalam penerapan hukum yang perlu diperiksa kembali oleh Mahkamah Agung.
Kasasi diajukan terhadap Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 41/Pid. Sus-TPK/2026/PT DKI. Dalam putusan tersebut, Nadiem dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider 140 hari kurungan, serta kewajiban membayar uang pengganti Rp 548 miliar subsider enam tahun penjara.
"Tim Penasihat Hukum Nadiem Anwar Makarim resmi mengajukan memori kasasi ke Mahkamah Agung melalui Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat, 16 Oktober 2026," kata Ari Yusuf Amir kepada wartawan, Minggu (18/10).
Tim hukum menyebut, secara keseluruhan hukuman yang dijatuhkan kepada Nadiem mencapai 15 tahun empat bulan apabila hukuman pengganti dijalankan. Karena itu, ia meminta MA membatalkan putusan banding tersebut karena menilai sejumlah pertimbangan hakim tidak didukung penerapan hukum yang tepat.
Pertama, soal hubungan kebijakan dan kerugian negara. Tim hukum Nadiem mempersoalkan pertimbangan majelis hakim yang mengaitkan kebijakan pengadaan dengan kerugian negara akibat harga laptop Chromebook.
Menurutnya, mekanisme pengadaan melibatkan sejumlah pejabat dan pihak yang memiliki kewenangan berbeda, termasuk pihak yang menetapkan harga produk dalam katalog elektronik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022