
ILUSTRASI: Perkosaan.
JawaPos.com – Belum Usai kasus pelecehan seksual turis perempuan asal Singapura di Bandung, kini kasus asusila terhadap turis asing viral di Bali dalam waktu hampir bersamaan.
Turis perempuan asal Tiongkok berinisial JT menjadi korban perkosaan yang dilakukan pria tak dikenal yang merupakan tukang ojek.
Dilansir dari Radar Bali, kejadian memilukan ini berlangsung di pinggir jalan, kawasan Jalan Batu Kandik, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Rabu 1 Januari 2025 sekitar pukul 01.20 Wita.
Informasi yang dihimpun, peristiwa ini bermula ketika wanita yang berdomisili dan bekerja sebagai sales marketing salah satu perusahan di Singapura ini mengikuti acara malam pergantian tahun di Nyang Nyang Beach bersama enam orang temannya.
Usai mengikuti berbagai rangkaian acara hingga pesta kembang api, ia dan teman-temannya pulang ke penginapan. Korban menginap di salah satu vila di Labuan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. Mereka semua menggunakan jasa tukang ojek yang mangkal di kawasan tersebut.
"Dalam laporan, mereka semua naik ojek berbeda. Jalannya pun tidak berbarengan. Tukang ojek yang ditumpangi JT justru menancap gas melalui jalur gelap dan sepi," beber sumber Radar Bali, Jumat (3/1).
Selain itu, jalan yang dilalui bukan arah menuju tempat menginap. Ketika ditanya, tukang ojek tersebut mengaku jalur yang dilalui adalah akses tercepat menuju penginapan wanita tersebut.
Karena ketakutan, JT meminta tukang ojek itu putar balik untuk mengikuti jalur yang ramai, namun ditolak. JT berusaha menghubungi temannya, tapi di kawasan itu tidak ada sinyal.
JT pun complain ke tukang ojek tersebut. Alhasil, tukang ojek tak dikenal itu mengerem motornya, berhenti, lalu merampas ponsel korban dan dibuang ke tanah.
Setelah membuang HP korban, tukang ojek itu menunjukkan text di HP nya yang bertuliskan i want to have sex with you. JT berusaha melawan, namun mencekiknya dan melakukan tindak asusila.
"Dia langsung gerayangi dan memeluk wanita ini dan berusaha menciumnya," ungkap sumber yang merahasiakan namanya.
Upaya perlawanan terus dilakukan. Karena disertai ancaman, dan dibanting ke tanah, perempuan tersebut ketakutan dan pasrah.
Usai melakoni aksi bejatnya, tukang ojek itu juga berusaha memeras korban dengan meminta uang. Korban mengaku tidak bawa uang. Mendapat jawaban itu, pelaku menggeledah tas korban.
Karena tak menemukan uang, dia mengambil gelang berlian milik korban lalu kabur. JT kemudian lari ke rumah warga yang terdekat dan meminta pertolongan untuk menelpon temannya.
"Setelah temannya datang, korban langsung dibawa ke RS kemudian buat laporan ke Polda Bali," ungkap sumber tadi.
