
Lokasi temuan jenazah tanpa identitas di Tangerang, Banten. Sampai hari ini (19/11) polisi masih berusaha mengungkap identitas jenazah tersebut. (Polri)
JawaPos.com - Identitas jenazah yang ditemukan dalam semak-semak di sekitar Jembatan Tol Tangerang, Banten, belum teridentifikasi. Sampai hari ini (19/11) polisi masih mengupayakan identifikasi jenazah tersebut. Menurut Polresta Tangerang, sidik jari jenazah tersebut tidak terbaca.
Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyampaikan bahwa jenazah tersebut ditemukan dalam keadaan sudah membusuk. Polisi menduga jenazah tanpa identitas itu sudah berada di semak-semak tersebut sejak 6-7 hari lalu.
”Sidik jarinya tidak keluar karena sudah lama meninggal,” ungkap Kombes Indra kepada awak media.
Berdasar informasi dari pihak kepolisian, jenazah itu ditemukan di wilayah Kampung Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh warga pada Selasa pagi (18/11). Temuan tersebut sontak membuat warga geger hingga melapor kepada pihak kepolisian.
Andi mengungkapkan bahwa jenazah itu ditemukan dalam karung dan dibungkus plastik. Semula warga menduga isi karung tersebut adalah bangkai ikan. Setelah dibuka, warga kaget bukan main. Sebab, yang ada di dalam karung tersebut ternyata jenazah.
”Ternyata di dalamnya ada tubuh manusia, sebelumnya dibungkus plastik lalu dimasukkan ke dalam karung,” kata Indra.
Ketika karung dibuka oleh warga, yang tampak pertama kali adalah pundak sebelah kiri jenazah tersebut. Menurut warga, jenazah itu dalam keadaan telungkup. Hingga saat ini, polisi belum menyampaikan ada atau tidaknya tanda-tanda bekas tindak kekerasan pada jenazah itu. Aparat masih menunggu hasil visum dari RSUD Balaraja.
Sebelumnya, Indra menyatakan bahwa pihaknya langsung mengirim tim ke lokasi temuan jenazah tersebut. Tim sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu, anak buahnya juga melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk menggali keterangan lebih dalam.
“Tim langsung kami turunkan untuk melakukan olah TKP serta menggali keterangan saksi, kata Indra Waspada di lokasi penemuan,” ujarnya.
