
Elisabeth Nur Nilasari menari Golek Asmaradana pada acara bertajuk Traektoria tersebut.
JawaPos.com - Peristiwa bersejarah kecil terjadi di Rusia kemarin (19/3). Untuk kali pertama, sebuah peragaan busana di Negeri Beruang Merah diiringi alunan musik gamelan. Acara unik bertajuk Traektoria tersebut berlangsung di galeri seni Na Kashirke, Moskow.
Yang lebih istimewa, semua penabuh gamelan, kecuali sang pelatih, merupakan warga negara Rusia. Mereka tergabung dalam sanggar musik Gamelan Dadali. Kelompok itu merupakan binaan KBRI Moskow yang dipimpin Ki Tri Koyo, seorang alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta. Karena menarik, televisi milik pemerintah Rusia, Russia Today, melakukan peliputan langsung pada acara tersebut.
Selama kurang lebih satu jam, Gamelan Dadali memainkan beragam tembang yang mengiringi peragaan busana di gedung yang terletak di Ulitsa Akademika Millionshchikova, Moskow, itu. Sebanyak seratus pengunjung yang berasal dari berbagai latar belakang -mulai pemerhati masalah fashion, dosen sekolah desain, politisi, hingga pejabat pemerintah daerah- ikut hadir dan menikmati sajian persilangan budaya tersebut.
Selain gamelan, acara itu menampilkan tari Golek Asmaradana yang dimainkan Elisabeth Nur Nilasari, seorang guru tari sanggar Kirana Nusantara Dance. Sama dengan Ki Tri Koyo, dia juga merupakan alumnus ISI Jogjakarta.
"Acara ini sangat spesial karena untuk pertama kalinya di Rusia, bahkan mungkin di negara-negara lainnya juga, alunan musik gamelan mengiringi langsung sebuah peragaan busana," kata Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarusia Mohamad Wahid Supriyadi dalam siaran pers yang diterima Jawa Pos kemarin.
"Hal ini menunjukkan bahwa seni tradisional Indonesia dapat diterima dengan baik di Rusia yang masyarakatnya dikenal sangat menghargai nilai-nilai seni dan budaya. Hubungan kedua negara semakin dekat, khususnya di bidang seni dan budaya," imbuh diplomat kelahiran Kebumen, 18 Agustus 1959, itu.
Acara tersebut dipandu kurator proyek seni Vasily Bychkov yang juga menjadi anggota The Creative Union of Artists of Russia. Direktur Galeri Kuzmina Lyudmila Mikhailovna, yang juga menjadi anggota kehormatan Dewan Seni Pemerintah Kota Moskow, turut menyaksikan acara itu.
Hadir juga tamu undangan khusus anggota Dewan Perwakilan Kota Moskow yang juga menjabat Direktur Pusat Pelayanan Sosial Olga Melnikova. Ada pula Wakil Direktur Bidang Pendidikan dan Metodologi pada Akademi Sekolah Musik Moscow Tchaikovsky Conservatory Soldatikova Nadezhda Vasilyevna. Tidak ketinggalan kehadiran Polyakova Ekaterina Vasilyevna, ketua Jurusan Desain Tekstil Moscow State Art and Industrial Academy S.G. Stroganova.
Olga Melnikova mengapresiasi acara itu. Dia juga sangat kagum dengan alunan musik gamelan, sebuah karya seni yang baru kali pertama dia dengar. "Saya belum pernah mendengar alunan permainan alat musik gamelan sebelumnya. Hal ini merupakan pengalaman baru yang sangat unik bagi saya," ungkapnya.
"Sebelum tiba di acara ini, saya mengalami sakit kepala. Tetapi, setelah mendengar lantunan beragam tembang gamelan di acara ini, sakit kepala saya mereda," ujarnya lantas tersenyum.
Permainan alunan beragam tembang gamelan dan tarian Indonesia pada acara tersebut, tambah Melnikova, selaras dengan tema proyek seni dan pameran Traektoria, yakni Ide Kreatif, Pengembangan, dan Realisasi. Apalagi, yang merancang busana adalah generasi muda, khususnya anak-anak dan remaja, usia 7 sampai 19 tahun.
Rancangan dan karya yang dibuat mengambil tema tropis dan inspirasi teknik busana dari negara-negara Asia, termasuk batik dan jumputan dari Indonesia. Ada pula karya yang mengambil inspirasi dari filosofi pewayangan.
Pameran tidak hanya menampilkan karya busana yang telah siap pakai. Tapi juga beragam karya sejak awal produksi. Mulai ketika konsep desain, lalu memilih bahan tekstil dan pola, komposisi pewarnaan, dekorasi aksesori motif busana, sampai busana itu terealisasi.
Pada kesempatan tersebut, Wahid juga menyampaikan undangan terbuka kepada semua yang hadir untuk mengunjungi kegiatan unggulan KBRI Moskow, yaitu Festival Indonesia 2019 pada 2 sampai 4 Agustus 2019 di Taman Krasnaya Presnya. Itu merupakan kegiatan terpadu yang meliputi promosi budaya, pariwisata, ekonomi, dan perdagangan Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022