
SUKACITA: Warga Syria merayakan pergantian tahun di kawasan Umayyan Square, Damaskus, Syria (31/12/2024). Itu adalah perayaan pertama mereka setelah rezim Al Assad tumbang. (AFP)
JawaPos.com – Pergantian tahun sering dirayakan dengan gegap gempita. Namun, di beberapa wilayah konflik seperti Gaza dan Ukraina, ketegangan dan penderitaan masih dirasakan warga.
Di Ukraina, Presiden Volodymyr Zelensky pada 31 Desember 2024 menyerukan perdamaian dan kehidupan tanpa perang. Melalui akun X miliknya, dia menceritakan bagaimana rakyat Ukraina mencari kebebasan. ”Tahun 2024 adalah tahun yang diperjuangkan dengan susah payah,” tulis Zelensky.
Namun, Selasa (31/12) pagi waktu setempat, militer Rusia kembali melancarkan serangan udara terhadap Ukraina. Dilansir dari Euro News, rudal dan drone ditargetkan ke Kiev dan wilayah lain. Angkatan Udara Ukraina melaporkan adanya ancaman rudal balistik pada Selasa pukul 03.00 waktu setempat.
Sedikitnya dua ledakan terdengar di Kiev tak lama setelahnya. Peringatan rudal lainnya dikeluarkan pada pukul 08.00, diikuti sedikitnya satu ledakan di kota tersebut. Puing-puing rudal mendarat di Distrik Darnytskyi, Kiev.
KADO TAHUN BARU: Tentara Ukraina memeluk istrinya sesudah dibebaskan militer Rusia kemarin. Dia bebas setelah dilakukan pertukaran tahanan. (AFP)
Pada hari yang sama, staf umum militer Ukraina menyatakan di Telegram bahwa mereka menyerang depot minyak Rusia di wilayah Smolensk. Kejadian itu mengakibatkan kebakaran pada produk minyak yang disimpan. Secara terpisah, intelijen militer Ukraina (HUR) mengatakan bahwa pesawat nirawak laut Ukraina telah menembak jatuh helikopter Rusia di atas Laut Hitam dengan rudal anti-udara.
Di Gaza, gemuruh kembang api tahun baru nyaris tak terdengar. Dilansir dari Al Jazeera, perayaan tahun baru di Gaza bukan dengan kegembiraan atau harapan, melainkan gemuruh jet tempur, drone, dan suara ledakan yang memekakkan telinga. Hingga berita ini ditulis kemarin (1/1), setidaknya 17 warga Palestina tewas dalam serangan di kamp pengungsi Jabalia dan Bureij.
KADO TAHUN BARU: Warga Gaza, Palestina, berlindung di balik puing bangunan untuk menghidari serangan Israel saat pergantian tahun. (AFP)
Namun, ada juga negara yang tetap merayakan tahun baru dengan pesta kembang api. Syria, misalnya. Di negara yang telah bebas dari rezim Al Assad itu, pergantian tahun di Ibu Kota Damaskus berlangsung meriah. Dilansir dari AFP, lagu-lagu revolusioner bergema di pusat kota pada Selasa (31/12) malam. Ini perayaan pertama tanpa rezim Al Assad yang menguasai negara itu lebih dari 50 tahun. (lyn/c7/oni)
