alexametrics

Pelayanan AP II Mendapat Sorotan Positif

Diganjar Service Quality Award
12 Juli 2019, 15:52:07 WIB

JawaPos.com – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menjadi etalase bangsa. Di tempat itulah masyarakat keluar masuk negara ini dari luar negeri. Tidak hanya itu, pengguna penerbangan domestik pun merasakan bentuk pelayanan dari bandara yang terbesar di Tanah Air itu.

Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan, PT Angkasa Pura II (AP II) terus berupaya meningkatkan pelayanan. Selama ini pelayanan itu menjadi sorotan publik. Untuk itu, para pengguna bandara, baik penumpang, pihak maskapai harus mendapat kenyamanan. Terutama bagi pihak penumpang dan maskapai, pelayanan yang baik dari pihak bandara akan memberikan efek positif terhadap penerbangan mereka.

Upaya itu sudah dilakukan sejak 2017. Kala itu Bandara Soekarno-Hatta mulai memiliki gedung pusat kendali terintegrasi yang disebut dengan Airport Operation Control Center (AOCC). Gedung yang dibangun PT Angkasa Pura II itu kini dioperasikan sebagai pusat kendali terpadu untuk berkolaborasi. Mulai dari Airport Operator, Airline Operator, Air Navigation, dan Authorities (yang meliputi Karantina, Bea Cukai, Imigrasi, Kepolisian, dan lain sebagainya).

“Baru-baru ini kami telah mengoperasikan Land Transportation Operation Center (LTOC) di gedung AOCC. Kehadiran LTOC bisa mempermudah early warning system detection atau deteksi dini yang cepat dan memberikan respons yang lebih cepat,” ujar Agus Haryadi dalam keterangan persnya, Jumat (12/7).

Lebih jauh Agus mengatakan, AOCC dapat memantau seluruh operasional bandara. Baik dari sisi udara maupun darat. Hasil dari sistem kerja itu terbukti dengan capaian On Time Performance Soekarno-Hatta tembus hampir 94 persen. AOCC tentu saja saat ini menjadi vital, karena seluruhnya termonitor serta dapat terkendali secara operasional dari sana.

Seperti mengatur sumber daya seperti parking stands, boarding gate, dan check in counter, bahkan dapat menampilkan kinerja jaringan dan perangkat teknologi informasi dalam mengelola serta mendistribusikan data operasi ke sejumlah stakeholder, termasuk juga berfungsi untuk memonitor, mengendalikan dan mengelola kehandalan fasilitas utama bandara.

Efek positif lagi dari pelayanan itu, AP II Bandara Soetta diganjar Service Quality Award (SQA) 2019 oleh Lembaga riset Carre Service Quality Monitoring (SQM). Pada penghargaan yang diserahkan pada Selasa (9/7) malam itu, AP II meraih penghargaan tertinggi (Diamond Award).

Direktur Pelayanan-Fasilitas PT Angkasa Pura II (Persero) Ituk Herarindri (kanan) saat menerima penghargaan. (Istimewa)

Direktur Pelayanan & Fasilitas PT Angkasa Pura II (Persero) Ituk Herarindri menyampaikan, aspek pelayanan di bandara memang tidak bisa hanya terus mengandalkan kualitas terbaik saja, tetapi juga harus bisa bertransformasi memenuhi kebutuhan pelanggan. Mulai dari self check-in, digital wayfinding, digital lounge, smart taxi, smart baggage, E-booth, serta smart toilet.

“Tentunya penghargaan ini merupakan komitmen atas kerja keras seluruh jajaran. Sekaligus bentuk pengakuan PT Angkasa Pura II (Persero) dalam memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa di Bandara Soekarno-Hatta,” tuturnya.

Diketahui SQ Award 2019 merupakan ajang penghargaan yang diadakan berdasarkan riset nasional terhadap kepuasan pelanggan atas Service Quality Index (SQI).

Bandara Soekarno-Hatta tidak hanya dinilai memiliki kualitas terbaik dalam memberikan pelayanan. Tetapi juga totalitasnya untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan, terutama pada pelayanan digital.

Editor : Ilham Safutra



Close Ads