
Peringatan Isra Mi
JawaPos.com - Isra Mi’raj adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang memperingati perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW.
Peristiwa ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu Isra, yang merujuk pada perjalanan malam Nabi dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, dan Mi'raj, yang menggambarkan kenaikan beliau ke langit untuk menerima wahyu langsung dari Allah SWT.
Peringatan Isra Mi’raj setiap tahun tidak hanya menjadi momen penting bagi umat Muslim, tetapi juga menjadi waktu untuk merenung dan refleksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah.
1. Asal Usul Isra Mi'raj
Peristiwa Isra Mi’raj terjadi pada tahun 621 M, sekitar setahun sebelum hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah.
Dilansir dari NU Online, Isra Mi’raj dimulai dengan perjalanan malam Nabi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa menggunakan Buraq atau kuda bersayap dengan kepala menyerupai manusia.
Secara bahasa, buraq artinya kilat atau cahaya. Sehingga, disimpulkan bahwa kendaraan yang digunakan Nabi Muhammad adalah kuda yang memiliki kecepatan seperti cahaya.
Setelah sampai di Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad SAW mengimami para nabi dan rasul lainnya dalam salat.
Kemudian, beliau naik ke langit (Mi'raj), di mana beliau bertemu dengan Allah SWT dan menerima wahyu berupa kewajiban salat lima waktu bagi umat Islam. Ini menjadi perintah yang langsung diberikan oleh Allah tanpa perantara.
2. Makna Isra Mi'raj
Isra Mi’raj memiliki makna yang sangat dalam bagi umat Islam. Pertama, peristiwa ini menunjukkan kekuasaan Allah yang tak terbatas, karena Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Makkah ke Yerusalem dalam waktu yang sangat singkat, bahkan dilanjutkan dengan naik ke langit.
Hal ini mengingatkan umat Islam akan kebesaran Allah yang tidak ada bandingannya. Selain itu, Isra Mi’raj menegaskan pentingnya salat sebagai ibadah utama dalam Islam. Perintah untuk melaksanakan salat lima waktu datang langsung dari Allah, menjadikannya tiang agama yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim.
3. Hikmah dari Peristiwa Isra Mi'raj
Memahami Tanda-Tanda Kebesaran Allah SWT
Nabi Muhammad SAW diperlihatkan berbagai keajaiban, seperti malaikat Jibril dengan wujud aslinya yang memiliki enam ratus sayap, serta surga dan neraka. Hal ini mengingatkan umat Islam untuk selalu merenungkan kebesaran Allah SWT.
4. Pentingnya Salat
Salat lima waktu diwajibkan langsung oleh Allah SWT pada malam Isra Mi'raj, menegaskan kedudukan shalat sebagai ibadah utama dalam Islam.
