
Bulan Rajab. (Freepik)
JawaPos.com – Rajab adalah bulan ketujuh dalam kalender islam yakni Hijriyah. Pada bulan ini semua umat muslim dianjurkan untuk melakukan puasa layaknya puasa Ramadhan dimulai dari matahari terbit hingga terbenam.
Bulan Rajab juga merupakan salah satu dari empat bulan suci diantaranya Muharram, Dzulqaidah, dan Dzulhijjah. Dalam empat bulan suci tersebut permusuhan dan konflik telah dilarang dan harus diakhiri atau dihentikan bagi umat muslim.
Dilansir dari laman Islami City pada Rabu, (1/1), berikut beberapa hal yang berkaitan dengan bulan Rajab hingga keutamaannya.
Peristiwa yang dikenal dengan sebutan Isra’ wal Miraj terjadi pada tanggal 27 Rajab. Diketahui bahwa Isra adalah kata dalam bahasa Arab yang merujuk pada perjalanan malam yang ajaib dari Mekkah ke Yerusalem, khususnya ke lokasi Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Israa dalam Al-Quran.
Dipercayai bahwa peristiwa tersebut diikuti oleh peristiwa Mi’raj, kenaikan ke surga. Menurut beberapa ulama, perjalanan ini diyakini terjadi setahun sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah, pada tanggal 27 Rajab.
Harapan Rasulullah saat bulan Rajab
Bulan Rajab dinyatakan sebagai bulan suci, karenanya semua permusuhan harus berakhir di bulan ini. Rasulullah SAW mendorong semua umatnya untuk tidak terlibat dalam apa pun yang dapat menyebabkan konflik baik di rumah maupun di dunia pada umumnya.
Dari sudut pandang Islam, pengalaman Isra dan Miraj, perjalanan ke Yerusalem, dan kemudian kenaikan ke surga dalam satu malam merupakan peristiwa penting dalam sejarah umat manusia.
Untuk pertama kalinya Rasulullah SAW utusan Allah SWT diundang ke surga untuk mengalami dunia yang belum muncul dan kemudian melaporkannya kembali kepada orang-orang beriman.
Dari sini jelas terdapat pesan tersirat bahwa hanya Rasulullah SAW yang benar-benar diberkahi serta diizinkan untuk memiliki pengalaman tersebut. Peristiwa ini menghubungkan manusia dengan akhirat dan memberikan jaminan kepada orang-orang beriman bahwa itu berada dalam jangkauan setiap manusia.
Keutamaan dalam bulan Rajab
1. Rasulullah SAW berpuasa pada bulan Rajab seperti puasa setiap hari Senin dan Kamis sebagaimana dibuktikan dalam banyak hadits shahih.
2. Rasulullah SAW menganjurkan untuk senantiasa berzikir pada saat bulan Rajab.
3. Rasulullah SAW selalu meminta para pengikutnya untuk senantiasa memberi kepada orang miskin dan yang membutuhkan.
