Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Maret 2026, 05.44 WIB

10 Malam Terakhir Ramadhan, Begini Tips Itikaf Produktif yang Tak Boleh Dilewatkan Begitu Saja

ILUSTRASI: Umat muslim memadati Masjid Nasional Al- Akbar Surabaya saat mengikuti itikaf pada malam ke 23 Ramadan, Minggu (23/3/2025). (Riana Setiawan/ Jawa Pos) - Image

ILUSTRASI: Umat muslim memadati Masjid Nasional Al- Akbar Surabaya saat mengikuti itikaf pada malam ke 23 Ramadan, Minggu (23/3/2025). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Ibadah yang intens, yang dikenal sebagai i'tikaf dilakukan di masjid selama sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Pada hari-hari ini umat Islam akan memusatkan seluruh perhatian mereka untuk mencari keridhaan Allah dan melepaskan diri dari gangguan duniawi.

Pada sepuluh malam terakhir ini juga terdapat malam Lailatul Qadar. Makanya tidak heran, beberapa orang juga menyebutkan "mengejar lailatul qadar" selama melaksanakan i'tikaf, terutama di malam-malam ganjil di sepuluh hari bulan Ramadhan.

Lailatul Qadar yang juga dikenal sebagai Malam Ketetapan lebih baik dari seribu bulan sehingga menjadikan malam-malam ini sangat penting sebagaimana yang Allah katakan dalam Surah Al-Qadar ayat 3:

“Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan”

Dilansir dari Zeed Sharia, ada beberapa saran dan tips i'tikaf produktif agar membuahkan hasil dan membantu Anda memanfaatkan waktu yang baik ini dengan sebaik-baiknya.

1. Jelaskan niat dengan jelas

Mulailah dengan niat yang sungguh-sungguh (niyyah) untuk melakukan i'tikaf hanya untuk kemaslahatan Allah. Sepanjang ibadah Anda, niat yang jelas dan terarah akan membuat Anda terinspirasi dan penuh perhatian.

Ingatlah bahwa ini adalah kesempatan khusus untuk lebih dekat dengan Allah dan memohon ampunan-Nya.

2. Buat jadwal

Meskipun i'tikaf adalah waktu untuk introspeksi, menjaga rutinitas dapat membantu Anda tetap produktif. Sisihkan waktu-waktu tertentu untuk shalat, dzikir, doa, istirahat, dan membaca Al-Quran.

Misalnya, sisihkan waktu-waktu pagi setelah Subuh untuk membaca Al-Quran dan waktu-waktu sore untuk berdoa dan tahajud. Anda akan memaksimalkan setiap momen jika Anda memiliki rencana yang terstruktur dengan baik.

3. Pusatkan perhatian pada membaca dan merenungkan Al-Qur'an

Sepuluh malam terakhir adalah waktu terbaik untuk memperkuat hubungan Anda dengan Al-Quran. Jadikanlah misi Anda untuk menuntaskan Al-Quran atau berkonsentrasi untuk memahami maknanya.

Renungkan ayat-ayat tersebut dan bagaimana kaitannya dengan kehidupan Anda sendiri. Latihan ini menenangkan hati Anda selain menumbuhkan perkembangan spiritual.

4. Tingkatkan doa dan dzikir

Teruslah berdzikir dan panjatkan doa yang tulus. Sangat penting untuk memohon ampunan dan belas kasihan Allah pada malam-malam ini menurut Nabi Muhammad. Mohonlah ampunan, berkah, dan petunjuk bagi diri Anda dan orang-orang yang Anda kasihi selama masa ini.

5. Hindari gangguan

Kurangi waktu yang Anda habiskan untuk berinteraksi dengan dunia luar dengan mematikan ponsel atau hanya menggunakannya untuk tugas-tugas yang penting.

Hindari berbicara tanpa tujuan atau melakukan hal-hal yang tidak memajukan tujuan-tujuan spiritual Anda. Hal ini akan membantu Anda untuk tetap fokus dan menciptakan tempat beribadah yang tenang.

6. Jaga kesehatan fisik

Menjaga kesehatan fisik Anda sangat penting untuk i'tikaf yang efektif. Konsumsi makanan ringan yang sehat selama berbuka dan sahur untuk menjaga tingkat energi tetap stabil.

Untuk mencegah kelelahan, minumlah banyak air dan tidur siang sebentar bila perlu. Anda dapat beribadah lebih khusyuk jika tubuh Anda dalam kondisi sehat.

7. Mengejar lailatul qadar

Diperkirakan bahwa malam lailatul qadar jatuh pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, meskipun malam tepatnya tidak diketahui.

Dengan membaca Al-Quran, berdoa, dan melakukan salat tambahan, Anda dapat meningkatkan ibadah Anda, khususnya pada malam-malam tersebut. Beribadah pada malam ini akan menghasilkan pahala yang tak tertandingi.

8. Luangkan waktu untuk introspeksi

Manfaatkan waktu ini untuk merenungkan hidup Anda, temukan area yang perlu diperbaiki, dan tetapkan tujuan spiritual di masa mendatang. Pertimbangkan tindakan Anda, karakter Anda, dan hubungan Anda dengan Allah. Perkembangan pribadi yang signifikan dapat dihasilkan dari introspeksi ini.

9. Tetap terhubung dengan sesama muslim lain

I'tikaf adalah perjalanan pribadi, tetapi juga merupakan kesempatan untuk mempererat hubungan dengan sesama pemeluk agama. Ikut serta dalam doa bersama, sampaikan ilmu, dan saling mendukung selama beribadah. Memiliki rasa memiliki ini dapat meningkatkan kehidupan spiritual Anda.

10. Bersyukur di akhir

Puji syukur kepada Allah karena telah memberi Anda kesempatan untuk melakukan ibadah yang luar biasa ini menjelang akhir i'tikaf Anda. Berdoalah agar Dia menerima usaha Anda dan memberi Anda keberanian untuk terus berusaha mencapai tujuan-Nya setelah Ramadhan berakhir.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore