
Mengenal Nyctophobia, Fobia Terhadap Kegelapan. (Pexels)
JawaPos.com - Pernah bertemu dengan seseorang yang sangat takut pada kegelapan? Phobia ini dikenal dengan sebutan nyctophobia.
Menurut Cleveland Clinic, sebutan tersebut berasal dari sebuah kata dalam bahasa Yunani yang berarti malam. Penderita nyctophobia sendiri akan merasakan rasa cemas yang hebat apabila berada dalam ruangan gelap.
Phobia ini tidak bisa disepelekan begitu saja. Pasalnya, apabila tidak diobati, penderita akan semakin parah dan bahkan mengalami kesulitan beraktivitas lantaran lebih memilih menghindari situasi sosial ketika hari mulai gelap.
Adapun nyctophobia sendiri tidak mengenal usia. Walaupun, umumnya memang terjadi pada anak-anak dengan rentang usia 6 sampai 12 tahun.
Lantas, faktor apa sebenarnya yang memicu munculnya phobia kegelapan?
Berdasarkan penjelasan di laman Cleveland Clinic, ketakutan terkait gelap ini berawal dari kisah nenek moyang yang tidur di alam terbuka. Predator bisa datang kapan saja sehingga perlu tetap waspada.
Namun, salah satu penyebab phobia kegelapan yang umum terjadi sebenarnya dipengaruhi oleh pengalaman traumatis. Kenangan buruk bisa muncul ketika berada di dalam situasi gelap.
Sementara itu, mereka yang mengidap nyctophobia tak sebatas takut akan gelap itu sendiri. Melainkan, ada rasa takut mengenai apa yang tak terlihat.
Mereka khawatir dalam kegelapan akan muncul hantu, monster, hingga perampok.
Gejala Phobia Kegelapan
Beberapa gejala terkait phobia ini sangat terlihat jelas. Tentu, para pengidap nyctophobia akan menunjukan respon berlebihan saat berhadapan dengan gelap.
Antara lain, mu dan muntah memikirkan gelap atau malam hari, serangan panik, emosi yang intens seperti tangisan dalam kegelapan, jantung berdebar, dan bahkan sesak napas.
Cara Mengatasi Phobia Kegelapan
Mengatasi phobia kegelapan membutuhkan bantuan ahli. Pengobatannya melalui sesi konseling atau bahkan pemberian obat-obatan untuk mengendalikan serangan panik.
