
Photo
JawaPos.com - Buat yang budgetnya pas-pasan, smartband alias gelang pintar bisa jadi alternatif kala smartwatch terasa kemahalan. Banyak tersedia di pasaran, smartband saat ini punya beberapa fitur yang wajarnya hadir di sebuah arloji pintar, salah satunya Huawei Band 7 yang baru saja diluncurkan.
Kehadiran smartband terbaru dari Huawei ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk senantiasa melakukan pemantauan kesehatan. Seperti yang dikemukakan oleh Chief Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Setiaji, jam tangan pintar dengan fitur manajemen kesehatan diharapkan memiliki peranan penting pada pemanfaatan teknologi untuk deteksi dini pencegahan penyakit.
"Sehingga dapat mempercepat pencegahan penyakit sejak dini dan pengguna dapat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih tepat dan berkesinambungan," ujarnya melalui jumpa pers daring belum lama ini.
Dari sisi fitur, Huawei Band 7 memiliki ukuran layar yang lebih luas dengan layar AMOLED 1,47-inci, dengan rasio screen to body 64,88 perse serta resolusi 194x368 berbalut desain UI HarmonyOS yang diklaim telah disempurnakan. Untuk memberikan pengalaman layaknya smartwatch di Band 7 ini, smartband ini juga didukung oleh ultra-narrow bezel untuk bidang pandang ekstrem.
Selain itu, Huawei Band 7 disebut bisa membawa pengalaman visual definisi tinggi pada material kaca lengkung berkualitas tinggi 2,5D yang menjadikan layar terlihat penuh dan atraktif yang memberikan kenyamanan saat melihat tampilan layarnya.
Fitur lainnya, Huawei Band 7 memiliki lebih dari 4.000 pilihan watch face. Patrick Ru, Country Head of Huawei Device Indonesia mengatakan, di balik desainnya yang sangat ringan, Huawei Band 7 dilengkapi serangkaian fitur canggih yang khusus dirancang sebagai pendamping dalam memandu dan menciptakan latihan kebugaran secara personal terbaik sepanjang hari bagi pengguna.
"Selain itu, Band 7 juga memiliki teknologi pemantauan kesehatan profesional yang tersinkronisasi dengan fitur pengembangan pola hidup sehat pengguna layaknya smartwatch. Tidak ketinggalan, smartband ini juga ditenagai oleh baterai berkualitas tinggi yang mampu bertahan hingga 14 hari untuk penggunaan normal secara berkelanjutan," jelas Patrick.
Untuk daya tahan baterai, smartband under Rp 1 juta ini juga disebut hadir dengan sistem manajemen kesehatan untuk maksimalkan gaya hidup sehat dengan daya tahan baterai 14 hari.
Untuk fitur pemantau kesehatan, pengguna bisa memantau mulai dari kualitas tidur lewat teknologi TruSleep, tingkat stress via algoritma TruRelax, detak dan kesehatan jantung via teknologi TruSeen 4.0, saturasi oksigen (SpO2), hingga siklus menstruasi bagi pengguna perempuan.
Selain itu, Huawei Band 7 mendukung kontrol musik, remote shutter, dan pengingat (pesan teks, email, aplikasi sosial), cuaca, alarm, stopwatch, timer, senter, temukan ponsel, asisten suara, serta membalas pesan WhatsApp serta aplikasi pesan lainnya dengan cepat guna menghadirkan pengalaman yang lebih cerdas dan berbagai fitur pendamping olah raga lainnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022