
Tampilan Galaxy Tab A11, Tablet murah baru dari Samsung. (Istimewa)
JawaPos.com - Persaingan di pasar tablet dengan harga terjangkau semakin ketat, khususnya di Indonesia.
Setelah bertahun-tahun didominasi merek-merek asal Tiongkok seperti Xiaomi, Huawei dan lainnya termasuk merek lokal seperti Advan, dan SPC, Samsung mulai agresif menyasar segmen kelas bawah dengan meluncurkan Galaxy Tab A11 di Indonesia.
Tablet terbaru ini dibanderol mulai Rp 1,9 juta untuk versi Wi-Fi dan Rp 2,4 juta untuk versi LTE, harga yang jauh lebih rendah dari lini tablet Samsung sebelumnya.
Langkah ini menandakan perubahan strategi raksasa Korea Selatan tersebut yang kini serius bermain di pasar perangkat murah untuk keluarga dan pelajar.
“Galaxy Tab A11 menghadirkan pengalaman tablet Samsung Galaxy dengan harga terjangkau, mengombinasikan performa unggul, ketahanan, dan dukungan software jangka panjang,” ujar Annisa Maulina, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia di Jakarta, Jumat (17/10).
Meski menyasar segmen entry-level, Galaxy Tab A11 membawa sejumlah fitur yang sebelumnya jarang hadir di perangkat sekelasnya.
Tablet ini mengusung layar 8,7 inci dengan refresh rate 90 Hz, performa ditenagai chipset Helio G99, serta RAM dan penyimpanan yang bisa diperluas hingga 2 TB.
Untuk hiburan, Samsung membekalinya dengan dual speaker berteknologi Dolby Atmos dan baterai 5.100 mAh, sementara dari sisi ketahanan, tablet ini sudah bersertifikat IP52 yang tahan debu dan percikan air.
Samsung juga menonjolkan sisi keamanan dan ekosistem software dengan dukungan pembaruan sistem hingga tujuh generasi serta fitur keamanan Knox.
Mode anak (Kids Mode) dan fungsi belajar interaktif juga disertakan untuk menyasar keluarga muda dan pelajar.
Sebagai informasi, selama dua tahun terakhir, segmen tablet murah di Indonesia melonjak pesat, terutama setelah tren pembelajaran daring dan mobilitas kerja meningkat.
Namun pasar ini hampir sepenuhnya dikuasai merek Tiongkok, yang menawarkan spesifikasi tinggi di bawah harga Rp 3 juta.
Langkah Samsung menghadirkan Tab A11 bisa dibaca sebagai upaya merebut kembali pasar entry-level yang selama ini dilepaskan.
Dengan strategi harga agresif dan komitmen dukungan software jangka panjang, Samsung tampak ingin menegaskan bahwa produk murah tidak harus berarti kompromi pada kualitas dan keamanan.
Dengan peluncuran ini, Samsung memperluas lini tablet-nya dari segmen premium hingga kelas menengah bawah—sebuah langkah yang menandakan bahwa pasar tablet murah kini terlalu besar untuk diabaikan.
