JawaPos.com - Miftah Maulana Habiburrohman atau akrab disapa Gus Miftah menggelar acara mujahadah di Pondok Pesantren Ora Aji di Jogjakarta. Ini merupakan penampilan perdananya di hadapan publik setelah sempat tersandung kasus 'es teh' beberapa waktu lalu
Dalam video yang beredar di media sosial, Miftah terlihat mendoakan orang-orang yang telah menghujat, mem-bully, dan menghina dirinya buntut hebohnya dia dianggap mengolok-olok bahkan menghina Sunhaji, pedagang es teh di salah satu acara pengajian di Jawa Tengah.
Dalam video, terlihat Miftah Maulana mengenakan gamis warna kuning dengan motif garis hitam. Dia tampak mendoakan orang-orang yang telah menghujat dan menghina dirinya.
"Ampuni dosa- dosa orang yang mem-bully saya ya Allah. Ampuni semua dosa orang-orang yang menghujat saya ya Allah. Ampuni semua dosa orang yang menghina saya ya Allah. Ampuni mereka ya Allah atas kesalahan dan kekhilafan mereka," doa Miftah dalam video unggahan akun Instagram folkkonoha.
Setelah berdoa, Miftah kemudian menjelaskan kenapa dirinya mendoakan orang-orang yang telah menghujat dan menghina dirinya. Menurut dia, istrinya sejatinya sempat protes karena Miftah masih mendoakan mereka.
"Abah nggak punya niat untuk membenci siapapun. Saya tidak mau bermusuhan dengan siapapun, saya akan doakan orang yang memusuhi saya," jelasnya menirukan perkataannya pada sang istri.
Doa yang diucapkan Miftah ini mendapat beragam komentar dari warganet. Ada yang memberikan penilaian positif namun ada juga yang tetap memberikan penilaian negatif pada tokoh agama kontroversial yang dikenal publik luas gara-gara berceramah di tempat hiburan malam.
"Orang nggak bakal hina kamu kalau awalnya kamu nggak buat salah. Mana mau netizen bondong-bondong tanpa ada salah, dihujat ramai ramai? Ya justru karena kesalahanmu yang buat kamu dihujat 1 Indonesia," komentar salah satu warganet.
"Lah dipikir cuman netizen yang berdosa, apa dia nggak merasa berdosa. Tapi nggak apa-apalah kita aminkan saja, yang baik baik diaminkan saja," timpal yang lainnya.
Netizen lainnya meminta Miftah untuk memperdalam agama terlebih dahulu sebelum muncul ke publik lagi untuk menyampaikan ceramah agama.
"Belajar dulu agama yang benar sampai khatam. Nahwu, sharaf, aqidah yang lurus, fikih, hadist, belajar adab dan akhlak. Jangan ceramah dulu," komentar salah satu netizen.
"Sudah alih profesi saja jangan jual agama lagi, mending jual seblak modalnya dikit tapi untungnya banyak."