JawaPos.com - Kasus KDRT yang dilakukan Armor Toreador terhadap sang istri, selebgram Cut Intan Nabila, melahirkan konsekuensi yang cukup serius. Akibat perbuatannya tersebut, Armor dijatuhi hukuman penjara selama 4 tahun dan 6 bulan.
Tak hanya itu, rumah tangga Armor Toreador juga besar kemungkinannya akan berakhir di jalur perceraian mengingat Cut Intan Nabila tidak mau rujuk.
Armor Toreador menyatakan siap menerima dua konsekuensi tersebut atas perbuatan yang telah dilakukannya pada Cut Intan Nabila. Dia mengaku juga tersakiti atas adanya permasalahan dalam rumah tangganya.
"Mungkin media sering memberitakan Intan tersakiti. Sebenarnya bukan hanya Intan, saya sebetulnya juga tersakiti," kata Armor saat ditemui di Pengadilan Negeri Cibinong Bogor Jawa Barat, Selasa (7/1).
Armor mengaku tersakiti atas adanya pertikaian yang terjadi dalam rumah tangganya. Armor enggan mengungkap secara gamblang apa yang sebenarnya masalah dialaminya selama dia membangun rumah tangga bersama Cut Intan Nabila.
"Saya ceritakan semuanya di persidangan secara tertutup. Saya tidak mau aib-aib kami terbuka ke publik," tuturnya.
Dia juga menyatakan, pertikaian terjadi antara dirinya dengan Cut Intan Nabila mengingat keduanya menikah di usia yang sangat muda. Hal itu kemudian menimbulkan banyak persoalan yang memicu terjadinya pertikaian.
"Banyak kenangan yang kami lalui bersama, keluarga kami juga saling menyayangi. Namun dalam perjalanannya ada pertikaian," kata Armor.