Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00.43 WIB

IHSG Anjlok 11 Persen, CEO Danantara Malah Sebut sebagai Opportunity

CEO Danantara Rosan Roeslani. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

CEO Danantara Rosan Roeslani. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani menilai koreksi valuasi saham sejumlah emiten menjadi momentum tepat bagi Danantara untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia.

"Kita harus tetap melihat ini suatu opportunity, optimis, kami yakini, dan kami dari Danantara siap masuk. Karena melihat kembali lagi, ini adalah momen yang sangat baik untuk kita berinvestasi ke saham-saham yang ada di Indonesia," kata Rosan dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Jumat (16/10).

Pada pembukaan perdagangan Jumat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 469,86 poin atau 8,01 persen ke posisi 5.393,92 sehingga BEI menghentikan sementara perdagangan saham (trading halt) selama 30 menit.

Pelemahan tersebut terjadi setelah penyedia indeks global MSCI membuka konsultasi mengenai usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market).

Menurut dia, koreksi harga saham membuat valuasi sejumlah perusahaan tercatat, termasuk perusahaan milik badan usaha milik negara (BUMN), berada pada tingkat yang relatif rendah sehingga membuka peluang investasi.

Rosan mengatakan, Danantara memandang kondisi tersebut sebagai peluang investasi jangka panjang karena menilai fundamental perusahaan-perusahaan yang tercatat di bursa masih kuat.

"Karena kita meyakini dan kita melihat dan kita menganalisis bahwa fundamental dari perusahaan-perusahaan kita ini sangat baik," ujarnya.

Ia mencontohkan sektor perbankan yang menurut penilaiannya memiliki fundamental solid, tetapi valuasinya kemungkinan berada di bawah satu kali rasio harga terhadap nilai buku (price to book value/PBV).

Menurut Rosan, valuasi tersebut juga berada di bawah median valuasi perusahaan sejenis di industri perbankan. Selain perbankan, ia melihat peluang investasi pada sektor infrastruktur dan telekomunikasi.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore