Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Maret 2026, 03.29 WIB

Tancap Gas di Awal 2026, Laba Bersih Pegadaian Tembus Rp 1,01 Triliun

PT Pegadaian mencatatkan performa keuangan yang gemilang dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 1,01 triliun per 31 Januari 2026. Angka ini mencerminkan lonjakan signifikan sebesar 80,3% secara Year on Year (YoY)/(Istimewa). - Image

PT Pegadaian mencatatkan performa keuangan yang gemilang dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 1,01 triliun per 31 Januari 2026. Angka ini mencerminkan lonjakan signifikan sebesar 80,3% secara Year on Year (YoY)/(Istimewa).

JawaPos.com – PT Pegadaian mencatatkan performa keuangan yang gemilang pada pembukaan tahun 2026. BUMN yang kini berada di bawah naungan Danantara Indonesia ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 1,01 triliun per 31 Januari 2026. Angka ini mencerminkan lonjakan signifikan sebesar 80,3% secara Year on Year (YoY).
 
Kenaikan laba tersebut didorong oleh pertumbuhan aset yang solid serta tingginya penyaluran pinjaman masyarakat. Tercatat, total aset Pegadaian kini mencapai Rp 164,13 triliun atau tumbuh 57,3%. Di sisi lain, Outstanding Loan (OSL) Gross juga menunjukkan tren positif di angka Rp 136,22 triliun, meningkat 57,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
 
Tabungan Emas Jadi Primadona
Salah satu motor utama pertumbuhan ini adalah lini bisnis berbasis emas. Hingga 28 Februari 2026, transaksi Tabungan Emas Pegadaian telah mencapai 19,25 ton. Angka ini naik drastis sebesar 73,01% (YoY), menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk berinvestasi emas melalui platform digital seperti aplikasi Tring! semakin tinggi.
 
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengungkapkan bahwa hasil positif ini merupakan buah dari strategi bisnis yang adaptif dan berkelanjutan.
 
 
"Kinerja positif Pegadaian di awal tahun 2026 mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan strategi bisnis yang adaptif dan berkelanjutan. Melalui penguatan fundamental keuangan yang disertai transformasi untuk 'Melayani Sepenuh Hati', Pegadaian terus memperluas inklusi keuangan berbasis emas," ujar Damar.
 
Mendorong Ekonomi Kerakyatan
Selain mengejar angka pertumbuhan, Pegadaian juga mempertegas perannya dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Fokus perusahaan pada awal tahun ini adalah mendorong inklusi keuangan bagi berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelaku UMKM hingga sektor informal.
 
Transformasi digital melalui aplikasi Tring! dan penguatan agen-agen Pegadaian di lapangan menjadi kunci utama dalam menjangkau masyarakat yang belum terjamah layanan perbankan (unbanked). Dengan performa yang solid ini, Pegadaian optimis dapat terus menjadi tulang punggung dalam mendukung kemandirian ekonomi nasional sepanjang tahun 2026.
Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore