Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Maret 2026, 07.25 WIB

PGN Catat Laba Bersih USD 215,4 Juta sepanjang 2025, Didukung Kinerja Midstream dan Downstream

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang 2025. (dok. PGN) - Image

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang 2025. (dok. PGN)

JawaPos.com – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang 2025. Subholding gas PT Pertamina (Persero) membukukan laba bersih sebesar USD 215,4 juta yang ditopang oleh penguatan segmen bisnis inti midstream dan downstream berbasis infrastruktur gas bumi.

Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa perseroan terus menjaga stabilitas operasional dan memperkuat fundamental bisnis guna memastikan keberlanjutan penyaluran energi kepada pelanggan.

“Keandalan penyaluran gas bumi bagi pelanggan tetap menjadi prioritas utama PGN. Kami mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas dan LNG serta menerapkan pengelolaan volume secara adaptif untuk memastikan tidak adanya gangguan layanan energi kepada pelanggan,” ujar Fajriyah dalam keterangannya, Senin (9/3).

Sepanjang 2025, PGN mencatat volume niaga gas bumi sebesar 836 BBTUD. Sementara itu, volume transmisi gas bumi meningkat 4 persen menjadi 1.609 MMSCFD dibandingkan tahun sebelumnya seiring meningkatnya penyerapan pelanggan.

Selain itu, kinerja operasional juga ditopang oleh bisnis infrastruktur LNG. Volume regasifikasi melalui FSRU Lampung dan Terminal Regasifikasi Arun mencapai 254 BBTUD, tumbuh 17 persen dan berkontribusi pada penyaluran gas bagi sektor industri hingga pembangkit listrik.

"Di segmen pengangkutan minyak, PGN mencatat volume penyaluran sebesar 174.811 BOEPD, yang mendorong peningkatan aktivitas transportasi minyak melalui jaringan pipa," jelasnya.

Tak hanya itu, perseroan juga memperluas infrastruktur gas bumi dengan menambah lebih dari 230 kilometer jaringan pipa distribusi jargas sepanjang 2025. Selain itu, PGN menjaga keandalan sistem operasi dengan tingkat ketersediaan mencapai 98,84 persen.

Di sisi lain, kontribusi anak usaha dan afiliasi turut memperkuat kinerja. Volume pengiriman LPG tercatat 117 metrik ton per hari, meningkat 8 persen, sementara pencapaian lifting minyak dan gas mencapai 17.519 BOEPD.

Di tingkat global, PGN juga aktif dalam perdagangan LNG internasional. Sepanjang 2025, perusahaan berhasil mengirim tujuh kargo LNG atau setara sekitar 59 BBTUD ke pasar internasional.

Secara finansial, PGN mencatat pendapatan sebesar USD 3,9 miliar, meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laba operasi tercatat USD 519,6 juta, sementara EBITDA mencapai USD 971,2 juta dengan arus kas operasional positif sebesar USD 657,1 juta.

Dalam laporan keuangan 2025, PGN juga melakukan penyesuaian kewajaran nilai aset pada entitas anak usaha di segmen hulu. Penyesuaian ini mempengaruhi perubahan asumsi cadangan. Namun, langkah tersebut bersifat non-tunai sehingga tidak berdampak pada arus kas operasional maupun keberlangsungan usaha perseroan.

Selain itu, PGN menerapkan disiplin pengelolaan keuangan melalui efisiensi biaya dan optimalisasi kas. Beban umum dan administrasi pada 2025 tercatat turun USD 33,3 juta atau sekitar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kontribusi laba dari entitas patungan (joint venture) juga meningkat menjadi USD 76,4 juta. Fajriyah menambahkan, kinerja PGN didukung portofolio bisnis yang terdiversifikasi, terutama pada sektor transmisi dan distribusi gas bumi, LNG, serta kontribusi anak perusahaan dan afiliasi.

“Kami konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan arus kas dan portofolio, termasuk langkah-langkah penempatan pada proyek-proyek prioritas. Strategi ini penting untuk memperkuat ketahanan korporasi dalam menghadapi tantangan ke depan,” tandasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore