Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 Agustus 2025, 05.08 WIB

Penjualan Kendaraan di Ritel maupun Wholesales Turun sementara Malaysia Makin Gacor, Gaikindo Minta Insentif seperti saat Pandemi

Hari terakhir pameran GIIAS 2025 pengunjung masih padat. - Image

Hari terakhir pameran GIIAS 2025 pengunjung masih padat.

JawaPos.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) inginkan adanya peran pemerintah dalam membantu penjualan kendaraan baru di Indonesia seperti pada masa pandemi yang lalu. Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan, hal tersebut merupakan bentuk kewaspadaan terhadap agresifnya Malaysia dalam menjual kendaraan, sehingga memiliki selisih yang tidak terlalu jauh dengan Indonesia pada 2024 yang lalu.

"Ini adalah peran pemerintah yang krusial. Kita harapkan jangka pendeknya, harusnya ada insentif seperti pada waktu pandemi," kata Kukuh dikutip dari Antara, Senin (18/8).

Menurut dia, Malaysia berhasil menjual kendaraan sekitar 816.747 unit pada 2025. Jumlah tersebut tidak terlalu jauh dengan apa yang didapatkan oleh Indonesia. Dalam periode yang sama, Indonesia melalui data yang dibagikan oleh Gaikindo berhasil mencatatkan angka penjualan sebanyak 865.723 unit.

Meski begitu, terdapat kabar bahwa Malaysia memiliki kinerja yang cukup positif sehingga mampu menyusul angka penjualan yang dimiliki oleh Indonesia baru-baru ini. Menurut dia, data yang dibagikan oleh ASEAN Automotive Federation (AAF), Indonesia dalam periode Januari sampai dengan Mei 2025, Indonesia masih memimpin.

"Dari penjualan bulan Januari sampai Mei 2025, Juli belum keluar datanya. Itu sumber datanya dari AAF, Indonesia masih unggul dibandingkan Malaysia," ujar dia.

Menurut catatan Gaikindo, penjualan semester I 2025, penjualan ritel (dari diler ke konsumen) berhasil mencapai 390.467 unit. Meski demikian, angka tersebut masih kurang positif dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama. Sementara pada catatan Wholesales (dari Pabrik ke diler), Gaikindo mencatat juga terdapat penurunan sejumlah 8,6 persen atau hanya berhasil 374.740 unit, dari sebelumnya mencapai 410.020 unit.

"Itu juga semacam peringatan. Kerana kemudian selisihnya Indonesia dengan Malaysia itu sedikit," kata dia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore