Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Januari 2025, 03.54 WIB

Gregoria Mariska Tunjung Diharapkan Tampil Maksimal di India Open 2025, Usai Kegagalan Menyakitkan di Malaysia Open

Gregoria Mariska Tunjung berhasil melangkah ke semifinal Denmark Open 2024 usai mengalahkan PV Sindhu dari India. (PBSI) - Image

Gregoria Mariska Tunjung berhasil melangkah ke semifinal Denmark Open 2024 usai mengalahkan PV Sindhu dari India. (PBSI)

JawaPos.com - Gregoria Mariska Tunjung menjadi satu-satunya wakil Indonesia dari sektor tunggal putri di Malaysia Open 2025. Peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu diharapkan bisa tampil semaksimal mungkin.

Tim bulu tangkis Indonesia datang ke New Delhi dengan skuad minimalis. Hanya ada enam wakil Merah Putih yang berpartisipasi dalam BWF World Tour Super 750 India Open 2025 pada 14-19 Januari di K. D. Jadhav Indoor Hall, India.

Mereka adalah Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra), Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra), Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri), dan pasangan baru Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati (ganda campuran).

Misi dan tugas berat diemban keenam wakil tersebut. Sebab, Indonesia pada turnamen sebelumnya, Malaysia Open 2025 mengalami kegagalan total. Tak ada satupun pemain/pasangan Merah Putih yang berhasil melaju ke semifinal.

Pencapaian terbaik wakil Indonesia di Malaysia Open 2025 adalah Putri Kusuma Wardani (tunggal putri) dan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti (ganda putri). Mereka berhasil melaju hingga babak perempat final.

Namun di India, mereka tidak ikut serta. Ganda putri bahkan tak punya wakil sama sekali di India Open 2025, sementara tunggal putri mengandalkan Gregoria Mariska.

Karena itu, Imam Tohari selaku pelatih tunggal putri utama Pelatnas PBSI akan fokus menangani Gregoria Mariska sepenuhnya. "Saya ingin melihat dia bisa tampil bagus dan maksimal dari apa yang sudah dilatih," katanya dalam keterangan PBSI.

"Bila di latihan bisa keluar 70 hingga 80 persen, setidaknya di pertandingan tidak berkurang bahkan kalau bisa sampai 90-100 persen," tambah Imam Tohari.

Gregoria Mariska sebenarnya sudah berlaga dalam Malaysia Open 2025. Namun, anak didiknya itu berjumpa dengan Putri Kusuma Wardani, tunggal putri Pelatnas PBSI lain. "Jadi saya belum bisa terlalu evaluasi penampilan Gregoria," terangnya.

Lebih lanjut Imam Tohari mengatakan bahwa dirinya tidak akan mengubah gaya bermain Gregoria dalam menangani sektor tunggal putri sekarang. Dia hanya menekankan beberapa hal dalam program latihan.

"Selama ini sudah bagus, tinggal menambah beberapa aspek terutama di mental pertandingan," pungkas Imam Tohari.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore