
Ilustrasi - Aplikasi WhatsApp bisa digunakan berkirim pesan tanpa menyimpan nomor. (Pexels/Anton)
JawaPos.com - Aplikasi WhatsApp kini menjadi aplikasi yang memungkinkan pengguna bisa berhubungan dengan orang lain di belahan dunia.
Namun, dengan lebih dari dua miliar pengguna, WhatsApp memiliki banyak potensial untuk penipu melancarkan aksinya.
Aplikasi ini digunakan oleh begitu banyak orang dari berbagai usia dan latar belakang serta dalam konteks yang beragam, sehingga kewaspadaan terhadap bahaya menjadi semakin penting.
Pada bulan Desember 2022, terungkap bahwa database dengan lebih dari 500 juta akun WhatsApp telah diposting untuk dijual di web gelap.
Biasanya penipu melancarkan aksinya bukan untuk pengguna tertentu, jadi setiap orang yang memiliki aplikasi tersebut dapat terkena penipuan.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kita wajib waspada terhadap penipuan tersebut.
Dilansir dari We Live Security (21/1), berikut ini adalah beberapa trik penipuan yang ada di WhatsApps.
1. Kode Verifikasi
Penipu akan menghubungi kita via WhatsApp dan berpura-pura salah memasukkan nomor telepon waktu verifikasi sehingga 'OTP-nya terkirim ke nomor kita'.
Kita sudah tahu bahwa kode verifikasi, atau OTP, adalah rahasia yang tidak boleh dibagikan ke orang lain.
Apapun yang terjadi, jangan pernah membagikan kode verifikasi apapun kepada orang lain.
2. Mengaku Orang Terdekat
Modus lainnya adalah penipu akan berpura-pura menjadi orang lain dan meminta sejumlah uang sebagai bentuk bantuan.
