Ilustrasi ilmuwan mengoperasikan simulasi komputasi AI untuk meneliti dan mengembangkan kecerdasan buatan. (Freepik/DC Studio)
JawaPos.com - Indonesia menegaskan komitmennya untuk mengembangkan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) yang berfokus pada kepentingan publik serta pembangunan sosial dalam ajang India AI Impact Summit 2026 yang berlangsung di New Delhi, India, Kamis (19/2).
Pada forum tingkat tinggi tersebut, Indonesia berpartisipasi bersama sejumlah negara dari kawasan Global South, seperti Togo dan Mesir, dalam sesi diskusi panel yang mengulas strategi negara berkembang dalam mengarahkan pemanfaatan AI agar memberikan dampak konkret bagi masyarakat.
Kehadiran Indonesia dalam diskusi ini mencerminkan dinamika baru dalam tata kelola teknologi global. Negara-negara Global South kini tidak lagi sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mulai mengambil peran dalam menentukan arah perkembangan AI di tingkat internasional.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyatakan, dampak global AI saat ini baru mencapai tingkat “enam dari sepuluh”. Ia menilai bahwa kemajuan teknologi tersebut harus diimbangi dengan upaya pemerataan manfaat, terutama bagi masyarakat di negara berkembang.
Indonesia menyoroti bahwa tantangan ke depan tidak hanya terletak pada pengembangan teknologi AI yang semakin maju, tetapi juga pada kemampuannya dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat, seperti di sektor kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi lokal.
“Transformasi digital tidak cukup berhenti pada penyediaan infrastruktur. Yang dibutuhkan adalah akses yang bermakna (meaningful access), sehingga teknologi benar-benar menjadi solusi bagi kehidupan masyarakat,” ungkap Nezar.
Dalam diskusi bersama negara-negara Global South, delegasi dari Togo menekankan pentingnya peningkatan kapasitas talenta digital serta kesiapan institusi publik untuk mengadopsi AI secara bertanggung jawab. Sementara itu, perwakilan Mesir menyoroti urgensi pembentukan kerangka tata kelola AI yang mampu menyeimbangkan inovasi teknologi dengan perlindungan masyarakat serta kedaulatan data nasional.
Indonesia juga membagikan pengalamannya sebagai negara kepulauan dengan tantangan geografis yang beragam, di mana konektivitas digital menjadi faktor penting dalam pemerataan layanan publik.
Dengan lebih dari 80 persen populasi telah memiliki akses internet, fokus pembangunan digital nasional kini beralih dari perluasan jangkauan menuju optimalisasi pemanfaatan teknologi, termasuk AI untuk mendukung layanan publik dan pembangunan sosial.
India AI Impact Summit 2026 menjadi momentum strategis bagi negara-negara berkembang untuk memperkuat kerja sama global dalam menciptakan AI yang inklusif, terpercaya, dan berorientasi pada kepentingan publik. Forum ini juga mendorong pengembangan AI sebagai public good, yakni teknologi yang tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan sosial serta keadilan digital.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, Indonesia menegaskan bahwa keberhasilan AI pada akhirnya tidak diukur dari kecanggihan teknologi semata, tetapi dari kemampuannya meningkatkan kualitas hidup manusia dan menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022