
Photo
JawaPos.com- Sejumlah provinsi di Indonesia diminta mewaspadai potensi bencana banjir pada Jumat (5/11). Termasuk, sebagian besar wilayah Kecamatan di Kota Surabaya dan Gresik, Jawa Timur. Untuk Sidoarjo tidak termasuk dalam daftar.
Peringatan tersebut berdasarkan analisis data dari BMKG dan impact based forecast (IBF) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan inrisk. ‘’Ya, kami memang telah menerima data itu. Perlu mewaspadai potensi banjir pada tanggal 5 November,’’ kata Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito, Kamis (2/11).
Dia menyatakan, Gresik termasuk salah satu daerah dengan tingkat historikal banjir tertinggi berdasarkan data informasi bencana Indonesia (DIBI). Selain Gresik, beberapa daerah lain yang masuk dalam rilis potensi banjir di Jatim adalah Surabaya, Pasuruan, dan Mojokerto.
Data yang didapat Jawa Pos, kecamatan-kecamatan di Gresik yang termasuk dalam peringatan tersebut adalah Kedamean, Menganti, Cerme, Benjeng, Balongpanggang, Duduksampeyan, Kebomas, Gresik, Manyar, Bungah, Sidayu, Dukun, Panceng, Ujungpangkah, Sangkapura, dan Tambak.
Wilayah kecamatan tersebut memang berada di aliran Kali Lamong dan Bengawan Solo serta pesisir pantai. Dari 18 kecamatan di Gresik hanya dua kecamatan yang tidak termasuk dalam potensi banjir dalam rilis data BPBD tersebut. Yakni, Wringinanom dan Driyorejo
Menurut Tarso, dalam edaran tersebut, pemerintah daerah diminta untuk mengambil langkah-langkah antisipasi dan kesiapsiagaan. Di antaranya, memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan curah hujan, tinggi muka air sungai dan potensi wilayah terdampak.
Selain itu, lanjut dia, koordinasi dengan stakeholder dalam penyiapan tim siaga bencana dan sumberdaya; mengidentifikasi tempat pengungsian termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan; mengidentifikasi kebutuhan logistik dan peralatan; memastikan alat peringatan dini berfungsi dengan baik, dan memastikan ketersediaan rambu dan jalur evakuasi.
Tarso menambahkan, masyarakat juga diminta untuk dapat mengambil langkah-langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dengan menyiagakan tim siaga bencana, menyimpan barang penting ke tempat aman, dan membatasi aktivitas di luar rumah. Jika berada di luar rumah, hindari pohon besar, baliho, dan saluran air atau gorong-gorong.
Selanjutnya, menyiapkan tas siaga untuk makanan, minuman, obat, uang, pakaian hingga dokumen berharga. Karena masih pandemi Covid-19, pihaknya juga meminta agar masyarakat tetap disiplin 3M. Yakni, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.
Sementara itu, untuk Kota Surabaya, kecamatan-kecamatan yang masuk dalam list adalah Wonocolo, Sukolilo, Mulyorejo, Gubeng, Wonokromo, Dukuh Pakis, Wiyung, Lakarsantri, Sambikerep, Tandes, Sukomanunggal, Sawahan, Tegalsari, Genteng, dan Tambaksari.
Lalu, Kenjeran, Bulak, Simokerto, Semampir, Pabean Cantian, Bubutan, Krembangan, Asemrowo, dan Benowo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022