JawaPos.com - Sebuah pikap putih bernomor polisi R 8512 EM tercebur ke sungai di Jalan Raya Manyar, Surabaya, Selasa (14/1). Kendaraan tersebut terlihat menabrak pembatas jalan dan pohon sebelum akhirnya terjun ke sungai.
Meski mengalami kerusakan ringan, pikap tersebut harus dievakuasi menggunakan alat berat oleh Unit Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya. Beruntung, pengemudi berhasil keluar dengan selamat tanpa mengalami luka serius.
Setelah insiden terjadi, pengemudi pikap, Candra Iswahyudi, menceritakan kronologi kejadian. Ia mengaku saat itu tengah dalam perjalanan kembali ke lapaknya di kawasan Kayoon setelah mengantarkan karangan bunga ke salah satu lokasi. Sebelum melintasi simpang empat Bratang, Candra sempat menerima telepon dari pelanggan yang meminta bukti pengiriman.
Setelah menutup telepon, ia berencana untuk memutar balik di depan Terminal Bratang. Namun, kelelahan dan rasa kantuk membuatnya kehilangan konsentrasi hingga akhirnya pikap yang dikendarainya masuk ke sungai.
“Saya tadi merasa sudah berbelok dengan benar, tapi ternyata mobil ini terus melaju dan masuk ke sungai,” ujar Candra.
Ia bersyukur berhasil keluar dari pikap dengan memanjat pintu sebelah kiri dan tidak mengalami luka serius. "Alhamdulillah kiriman sudah selesai, jadi tidak ada barang yang rusak atau tertinggal," tambahnya.
Proses evakuasi pikap berjalan relatif cepat meski sempat terkendala oleh pepohonan di sekitar lokasi kejadian. Komandan Regu Rescue DPKP Surabaya, Reno Pahlevi, menjelaskan bahwa kondisi kendaraan tidak terlalu parah, namun tetap memerlukan alat berat untuk mengangkatnya dari sungai. “Evakuasi berjalan lancar, dan pengemudi juga dalam kondisi sadar tanpa luka serius,” ujar Reno.
Ia juga menegaskan pentingnya pengendara untuk istirahat jika merasa lelah atau mengantuk. “Kasus seperti ini sering terjadi akibat microsleep, jadi sangat penting untuk menepi dan beristirahat jika tubuh sudah tidak kuat untuk melanjutkan perjalanan,” katanya.
Candra kini tengah menunggu proses perbaikan kendaraannya sambil bersyukur tidak ada korban jiwa atau kerugian besar dalam insiden tersebut.