Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Januari 2025, 00.32 WIB

Bambang Pamungkas Akui Skuad Persija Jakarta Minimalis dan Kurang Belanja, Sebut Budget dan Ketersediaan Pemain jadi Perhatian Tim

Manajer Persija Jakarta Bambang Pamungkas bereaksi menanggapi sanksi untuk Maciej Gajos dari Komdis PSSI. (Dok. Persija) - Image

Manajer Persija Jakarta Bambang Pamungkas bereaksi menanggapi sanksi untuk Maciej Gajos dari Komdis PSSI. (Dok. Persija)

Jawapos.com - Persija Jakarta menutup transfer paruh musim dengan hanya mendatangkan dua pemain. Dinilai berhemat, Bambang Pamungkas (Bepe) mengungkapkan Macan Kemayoran fokus pada keseimbangan tim. 

Memasuki putaran kedua Liga 1 Indonesia 2024/2025, Persija Jakarta tidak banyak merombak komposisi skuadnya. Total tim besutan Carlos Pena itu hanya menambah dua amunisi baru, Pablo Andrade dan Yandi Sofyan. 

Di sisi lain, mereka juga hanya melepas satu pemain Pedro Dias dan meminjamkan empat pemain dengan tiga diantaranya adalah pemain U-20 yaitu Riko Simanjuntak, Adre Arido, Dia Syayid, dan Alwi Fadilah. 

Hal tersebut dilakukan lantaran komposisi dalam skuad Persija Jakarta saat ini sudah dalam keadaan seimbang. Hal ini diungkapkan manajer tim, Bambang Pamungkas dalam acara Ngopi Bareng Persija di Sarinah, Jakarta, Jumat (17/1) sore.

"Secara keseimbangan, di putaran kedua tim ini cukup baik. Itulah kenapa coach Pena hanya meminta dua pemain, striker dan bek kiri," ucap Bambang. 

Diketahui selama putaran pertama berlangsung, Persija Jakarta hanya diperkuat oleh dua penyerang. Mereka adalah Gustavo Almeida dan Marco Simic. Dengan skema permainan Carlos Pena yang selalu menurunkan duet penyerang, opsi menambah pelapis di posisi juru gedor menjadi mutlak.

Begitu pula di posisi bek kiri yang hanya berisi Firza Andika dan Doni Tri Pamungkas. Nama terakhir kerap meninggalkan kamp pelatihan Persija Jakarta untuk memenuhi panggilan Timnas. Hal ini menjadi alasan Carlos Pena membutuhkan pemain baru di posisi serupa. 

Oleh karena itu, manajemen Persija Jakarta mendatangkan Pablo Andrade untuk mengisi pos bek kiri. Selain itu, Yandi Sofyan yang sebenarnya sudah diincar dari awal musim untuk menjadi pelapis di pos penyerangan. 

Bepe juga menjelaskan bahwa prinsip transfer yang diterapkan timnya memiliki tujuan utama untuk menambah kekuatan dan menjaga keseimbangan tim. Ia juga menambahkan jika faktor keuangan atau budget menjadi salah satu perhatian tim. 

"Prinsip transfer yang paling mendasar adalah kebutuhan tim, yang kedua adalah ketersediaan budget, dan yang ketiga adalah ketersediaan pemain di pasar. Hal seperti itulah yang selama ini kami lakukan," lanjut Bepe. 

Berdasarkan data Transfermarkt, Persija Jakarta termasuk dalam tim yang memiliki skuad minimalis. Seiring ditutupnya jendela transfer di jeda musim ini, Macan Kemayoran resmi hanya akan diperkuat oleh 28 pemain. 

Hal ini menjadikan mereka, bersama Persik Kediri, sebagai tim dengan jumlah pemain tersedikit ketiga di antara tim Liga 1 lainnya. Adapun tim dengan skuad tergemuk adalah Persita Tangerang dengan 39 pemain. Sementara tim dengan skuad terminim adalah PSBS Biak yang hanya berisi 24 pemain. 

Meski memiliki skuad yang minim, Macan Kemayoran termasuk dalam tim papan atas soal tim dengan skuad termahal. Tim yang memiliki sebelas gelar juara liga ini duduk di peringkat lima dengan nilai pasar sebesar Rp78,65 miliar.

Hal ini menunjukkan besaran nilai pasar dari setiap pemain yang Persija Jakarta miliki tergolong tinggi. Pemain yang memegang status pemain termahal di skuad ini adalah Rizky Ridho, yaitu senilai Rp8,69 miliar. 

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore