
Gustavo Almeida menjadi mesin gol Persija Jakarta hingga paruh musim Liga 1 2024/2025. (Media Persija)
JawaPos.com - Pemain Persija Jakarta, Gustavo Almeida, kini menjadi salah satu pemain paling berbahaya di Liga 1 Indonesia musim ini. Hingga pekan ke-18, ia nangkring di puncak klasemen pencetak gol sementara dengan raihan 11 gol.
Moncernya penampilan Gustavo Almeida itu turut membantu Persija bersaing di papan atas klasemen sementara Liga 1 bersama rival abadinya, yaitu Persib Bandung, dan Persebaya Surabaya.
Performa gemilang Gustavo Almeida tentu tidak datang begitu saja. Ia membutuhkan adaptasi, apalagi ia baru bermain di Indonesia selama setahun lebih.
Bahkan, sebelum bermain di Indonesia, ia sempat berpindah-randah klub hingga diputus kontraknya saat bermain di Liga Tiongkok.
"Liga Vietnam menjadi karier pertama saya di luar Brasil, yaitu pada sekitar tahun 2018. Lalu, saya pindah ke Tiongkok pada tahun berikutnya. Namun, ketika di Tiongkok, kontrak saya diputus karena saat itu Covid-19 sedang merebak," ungkap Gustavo dalam wawancara di akun YouTube Transfermarkt.
Batal berlaga di Tiongkok, ia pun kemudian pindah ke Malaysia untuk bergabung dengan UiTM United pada 2020 dan hijrah lagi ke Jepang bersama klub Kagoshima United setahun berselang.
Lalu, pada awal 2022, ia sempat tanpa klub alias menganggur. Beruntung, pada Juli 2022, Negeri Sembilan FC bersedia menggunakan jasanya. Namun, kariernya di situ hanya sekitar enam bulan dan memilih hengkang ke klub asal Kuwait, Al Nasr, pada Januari 2023.
Ada kisah unik saat ia bermain di Liga Kuwait. Market value ia di Transfermarkt sempat jeblok menjadi 0, padahal ia masih menjadi penggawa Al Nasr.
"Ya, saat saya cek di Transfermarkt, market value saya 0. Itu mungkin di Kuwait tidak ada Transfermarkt, karena sejumlah pemain lain juga bernasib sama seperti saya," terangnya.
Setelah berpetualang di sejumlah Liga Asia, ia akhirnya pindah ke Indonesia untuk bergabung dengan Arema FC.
"Setelah menyelesaikan musim di Kuwait, saya pindah ke Arema FC. Saya cukup mengetahui tim-tim yang berlaga di Indonesia, apalagi di Indonesia juga banyak rekan sesama pemain dari Brasil. Jadi, saya sudah punya pandangan bagaimana liga sepak bola di Indonesia, yang menurut saya salah satu liga terkuat di Asia," katanya lagi.
Memilih Arema menjadi tujuan berikutnya merupakan salah satu langkah tepat yang diambil Gustavo. Masih mengutip dari Transfermarkt, dalam 16 laga yang ia mainkan, pemain kelahiran Sao Paulo, Brasil, ini mencetak 14 gol.
Ia pun menjadi salah satu striker paling produktif di Liga 1 pada paruh musim 2023/2024. Hal itu menarik minat Persija Jakarta yang kemudian meminjamnya pada paruh kedua musim tersebut dan mempermanenkannya pada Liga 1 musim ini.
