Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Januari 2025, 18.53 WIB

Berusaha Minimalisir Kesalahan di Babak 8 Besar Liga 2, Persela Lamongan Lakukan Evaluasi

Persela Lamongan saat takluk dari Gresik United. (Instagram @perselafc) - Image

Persela Lamongan saat takluk dari Gresik United. (Instagram @perselafc)

 

JawaPos.com - Persela Lamongan baru saja mengalami kekalahan tipis 2-1 dari Gresik United pada Sabtu sore (11/1) di Stadion Gelora Joko Samudro. Meski demikian, hasil tersebut tidak mengganggu posisi Laskar Joko Tingkir di puncak klasemen Grup 3 Liga 2 dengan 26 poin.

Hasil imbang yang diraih Persibo Bojonegoro atas Deltras FC dengan skor 1-1, kemungkinan akan meloloskan mereka ke babak delapan besar sebagai tim kedua dari Grup 3 mendampingi Persela Lamongan.

Namun, hal ini bisa saja berubah, lantaran hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait hasil akhir pertandingan yang berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo tersebut. Diketahui, laga panas itu berakhir ricuh yang melibatkan kedua tim, hingga suporter tuan rumah.

Evaluasi Tim Menjadi Langkah Utama Persela

Kekalahan tersebut tentu menjadi bahan introspeksi bagi tim, mengingat persaingan di babak delapan besar nanti akan semakin ketat. Babak delapan besar akan dihuni oleh para juara grup, sehingga Persela perlu melakukan evaluasi menyeluruh guna memperbaiki kelemahan di setiap lini.

Pelatih Persela, Zulkifli Syukur, mengungkapkan bahwa pertandingan melawan Gresik United berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama ingin meraih kemenangan. Namun, timnya tidak cukup tanggap terhadap serangan balik lawan yang menghasilkan gol kedua bagi Gresik United.

Penekanan pada Persiapan dan Perbaikan Kesalahan

Zulkifli menegaskan kekalahan ini justru memberikan efek positif bagi tim, karena memungkinkan tim pelatih untuk menilai perkembangan pemain. Hal ini sangat penting dalam mempersiapkan tim menghadapi babak delapan besar yang semakin kompetitif.

Para pemain juga diharapkan dapat belajar dari kesalahan yang terjadi dan lebih responsif menghadapi serangan balik yang kemungkinan besar akan terjadi di babak selanjutnya.

"Kekalahan ini akan menjadi evaluasi untuk tim dan meminimalisasi kesalahan di delapan besar," ungkap Zulkifli, dilansir dari Radar Lamongan.

Dia berharap evaluasi yang dilakukan dapat membawa tim ke arah yang lebih baik dalam menghadapi babak berikutnya.

“Kita akan evaluasi untuk menghadapi delapan besar, semoga bisa mencapai target,” tambah pelatih berusia 40 tahun itu.

Fokus pada Delapan Besar Menjadi Prioritas

Kapten Persela Lamongan, Tony Sucipto, juga menyatakan bahwa meski pertandingan away melawan Gresik United cukup menarik, fokus tim saat ini adalah untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi babak delapan besar.

"Sekarang pemain memilih fokus delapan besar," tegas Tony. Meskipun kalah, semangat untuk memperbaiki diri dan mencapai target tetap menjadi prioritas utama bagi Persela.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore