
Pelatih Kepala Timnas Indonesia Patrick Kluivert berfoto memegang Jersey Timnas Sepak Bola Indonesia usai di perkenalkan di Hotel Mulia, Jakarta, Minggu, (12/01/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Patrick Kluivert telah diperkenalkan sebagai pelatih timnas Indonesia kepada publik Minggu (12/1). Dalam proses pengenalan kepada publik itu terdapat simbol-simbol budaya yang dipakai eks pelatih Curacao itu agar mendapat impresi yang baik.
Menurut dosen Bahasa dan Sastra Inggris FIB Universitas Airlangga Surabaya Kukuh Yudha Karnanta ada tiga simbol yang secara mencolok dipakai Kluivert. Yakni batik, kopiah, dan jas.
“Kalau jas itu penanda kerapian dan formal yang universal dan menunjukkan profesionalisme. Kluivert menghargai audiens sebagai bagian dari komunitas global,” tulis Kukuh dalam pesan singkat Senin (13/1).
Bapak dua anak itu melanjutkan Kluivert menghormati forum perkenalan sebagai acara formal di negara yang secara kultural tak berbeda dengan negara-negara maju di Eropa. Adapun soal kopiah hitam, penutup kepala itu sudah menjadi sebuah kekhasan di kawasan negara-negara Melayu. Bahkan secara khusus kopiah juga sudah menjadi bagian citra dari orang Indonesia.
Nah, kemudian ketika melakukan wawancara dengan Narasi TV Kluivert yang memakai batik sekali lagi menegaskan simbol keindonesiaan. “Kopiah dan batik ini penanda yang sangat kuat dalam kultur masyarakat Indonesia,” tutur Kukuh.
Kluivert menggunakan dua penanda khas Indonesia, kopiah dan batik, seolah memberikan pesan dan kesan bahwa Kluivert telah menjadi bagian dari Indonesia. Bukan lagi orang asing yang melatih Indonesia.
“Kopiah dan batik yang dipakai Kluivert itu menunjukkan kalau dia ingin bukan hanya profesional sebagai pelatih. Tetapi juga secara kultural ingin lebih akrab,” ujar Kukuh.
