
Patrick Kluivert. (www.rossoneriblog.com)
JawaPos.com - Timnas Indonesia resmi memiliki nakhoda baru setelah diumumkan PSSI pada (8/10) sore. Sejatinya, telah banyak yang tahu siapa pelatih baru Timnas untuk membesut tim kebanggan masyarakat Indonesia itu yakni Patrick Kluivert.
Nama Patrick Kluivert telah diketahui sebagian besar warganet sebab informasi tersebut telah tersebar luas sebelum diresmikan. Fabrizio Romano seorang yang identik dengan isu pemain atau pelatih itu telah membocorkan kepada warganet X beberapa hari sebelumnya.
Patrick Kluivert cukup banyak menangani klub di Eropa pada berbagai posisi seperti pelatih kepala, asisten pelatih, pelatih interim bahkan pelatih penyerang. Pengalaman itu mungkin memantik PSSI untuk menukangi Timnas jelang bersua Australia.
Patrick Kluivert mendapat amanah selama 2 musim dengan perpanjangan jika menuntaskan pertandingan sesuai dengan target yang terpenuhi.
Terdekat Kluivert akan menghadapi Australia sebagai debut bersama Indonesia. Kurang dari 70 hari Kluivert mempersiapkan dan beradaptasi dengan tim barunya.
Cukup diuntungkan Timnas Indonesia dihuni pemain diaspora Belanda yang memungkinkan kemudahan berkomunikasi dengannya.
Debutnya tentu akan menjadi perhatian khalayak fans Indonesia, terlebih lawan yang dihadapi tak dapat dianggap enteng yang selalu menjadi konsestan bermain di Piala Dunia.
Di lain sisi Patrick Kluivert pernah menjalani Babak Kualifikasi Piala Dunia hingga round 3 pada 2015 silam bersama Timnas Curacao. Pengalamannya disangka dapat membantu Indonesia, meskipun gagal melaju ke babak berikutnya bersama Curacao.
Beberapa karir kepelatihannya ketika membesut sebuah kesebelasan mulai dari Tim B Twente hingga Adana Dermispor mengalami naik turun. Mari kita lihat debut setiap tim yang dibela Patrick Kluivert.
Pada debutnya pada Agustus 2011 Kluivert menangani Twente U-21 melawan Sparta Rotterdam U-21 tersebut berakhir kemenangan 5-0. Kala itu bermain di kancah Beloften Eredivisie Belanda yang dihuni pemain level usia 21 tahun.
Debut karir berikutnya ketika menghadapi negara Montserat dan Kuba pada Kualifikasi Piala Dunia Zona Concacaf dengan membela negara Curacao berakhir dengan skor seri. Lalu bermain melaju ke round 3 harus ditaklukan El Salvador dengan skor agregat 2-0.
Pada karir kepelatihan terakhirnya membela Adana Dermispor debut pada laga internasional bertajuk UEFA Europa Conference League Qualifikation melawan wakil Romania CFR Cluj pada leg 1, Patrick Kluivert mendapat hasil seri hingga 90 menit berakhir. Leg kedua bermain di kandang tim besutan Kluvert mampu menundukan CFR Cluj dengan skor 2-1.
Kluivert membawa timnya melaju ke babak round 3 hingga pada babak kualifikasi ia harus kalah di 2 pertemuan melawan KRC Genk perwakilan Belgia dengan agregat 7-5.
Karir dan pengalaman internasional Patrick Kluivert pada laga debutnya masih belum dapat meraih hasil maksimal dengan gagalnya melaju ke babak berikutnya atau tidak mampu membawa timnya lolos ke laga sesungguhnya salah satunya UEFA Conference League, maupun lolos dari babak 3 Kualifikasi Piala Dunia zona Concacaf.
Selanjutnya di Timnas Indonesia, Kluivert harus menghadapi tantangan dan kepercayaan yang diberikan Erick Thohir pada babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menghadapi Australia, Bahrain, Tiongkok dan Jepang.
