Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Januari 2025, 16.41 WIB

Bantah Klaim Marca, Louis Van Gaal Tidak Akan Bekerja Menjadi Direktur Teknik Timnas Indonesia

Kemungkinan Louis van Gaal menjadi dirtek Timnas Indonesia dibantah media Belanda. (Instagram Louis van Gaal) - Image

Kemungkinan Louis van Gaal menjadi dirtek Timnas Indonesia dibantah media Belanda. (Instagram Louis van Gaal)

JawaPos.com – Pergantian pelatih Timnas Indonesia terus menjadi sorotan media internasional. Setelah dikonfirmasi bahwa Patrick Kluivert akan menggantikan Shin Tae-yong sebagai pelatih, rumor baru muncul menyebut Louis Van Gaal akan bergabung sebagai direktur teknik.

Kabar ini diangkat oleh media Spanyol, Marca, yang menulis bahwa mantan pelatih Belanda itu akan menemani Kluivert di Timnas Indonesia.

Dikutip dari Marca, “Patrick Kluivert dengan pengalaman melatih di Adana Demirspor akan menjadi pelatih baru dengan Louis Van Gaal sebagai direktur olahraga,” tulis Marca dalam artikelnya.

Namun, klaim tersebut segera dibantah oleh media Belanda, Voetbalprimeur. Setelah melakukan pengecekan, mereka menegaskan bahwa Louis Van Gaal tidak akan terlibat dengan Timnas Indonesia.

“Sebagai direktur teknik, Anda harus bepergian ke berbagai tempat. Van Gaal tidak menginginkan hal itu. Ia telah menunjukkan kualitasnya kepada dunia dan kini sedang menikmati hidupnya bersama keluarga. Oleh karena itu, kolaborasi tersebut tidak akan terjadi,” tulis Voetbalprimeur.

Kondisi fisik dan usia Van Gaal yang tidak lagi muda menjadi alasan utama yang membuat dirinya tidak mungkin mengambil peran tersebut. Van Gaal, yang kini berusia 72 tahun, telah menyelesaikan karier panjangnya di dunia sepak bola dengan berbagai pencapaian gemilang, termasuk membawa Belanda meraih peringkat ketiga di Piala Dunia 2014.

Meski demikian, hubungan Patrick Kluivert dan Louis Van Gaal bukan hal yang baru. Kluivert pernah menjadi salah satu pemain andalan Van Gaal saat masih aktif bermain, baik di Ajax Amsterdam maupun Barcelona. Di bawah arahan Van Gaal, Kluivert mencetak 106 gol dalam 200 pertandingan.

Jika duet antara Kluivert dan Van Gaal benar-benar terwujud, itu akan menjadi kekuatan besar bagi Timnas Indonesia. Namun, dengan bantahan dari media Belanda, tampaknya Kluivert akan menjalani tugasnya di Indonesia tanpa pendampingan langsung dari sang mentor.

Patrick Kluivert kini diharapkan mampu membawa Timnas Indonesia mencapai target besar yang sudah ditetapkan PSSI, yaitu lolos ke Piala Dunia. Indonesia saat ini berada di grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, bersaing ketat dengan Australia, Bahrain, China, dan Jepang.

Tersisa empat laga krusial yang harus dihadapi Timnas. Pertandingan melawan Australia pada Maret mendatang akan menjadi salah satu laga penentu, mengingat Australia kini berada di peringkat kedua dengan hanya terpaut satu poin dari Indonesia di posisi ketiga.

Kemenangan atas Australia akan memperbesar peluang Indonesia untuk lolos dari grup ini, terlebih Australia sedang berada dalam performa yang tidak konsisten. Kesempatan masih terbuka lebar, dan kehadiran Kluivert diharapkan dapat membawa strategi baru yang segar untuk memperbaiki performa Timnas.

Kini, publik sepak bola Indonesia menantikan langkah pertama Patrick Kluivert sebagai pelatih baru. Apakah eks striker legendaris Belanda ini mampu menjawab tantangan besar dan membawa Indonesia meraih prestasi gemilang? Semua mata akan tertuju pada debutnya bersama skuad Garuda.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore