
Patah hati dua kali, dulu ditinggal Thomas Doll, kini giliran STY (@rizkyridhoramadhani)
JawaPos.com - Bek andalan Timnas Indonesia, Rizky Ridho, baru-baru ini mengalami dua momen pahit dalam karier sepak bolanya. Pertama, saat ia memutuskan untuk meninggalkan Persebaya Surabaya dan bergabung dengan Persija Jakarta, salah satu alasan utamanya adalah karena adanya sosok Thomas Doll yang menjadi pelatih.
Keberadaan pelatih berpengalaman asal Jerman tersebut diharapkan bisa menjadi dorongan besar untuk pengembangan kariernya. Rizky yakin dengan reputasi internasional Thomas Doll, dirinya bisa berkembang lebih jauh di level yang lebih tinggi.
"Ya sudah waktu itu ibu bilang sama kakak saja di Jakarta, waktu itu juga Persija lagi bagus-bagusnya, Persija main di AFC, ada Thomas Doll juga," ungkap Rizky Ridho.
Namun, kebahagiaan itu tak bertahan lama. Di akhir musim lalu, Thomas Doll memutuskan untuk meninggalkan Persija Jakarta. Ridho pun harus berhadapan dengan kenyataan pahit, kehilangan pelatih yang menjadi salah satu alasan dirinya bergabung dengan Macan Kemayoran.
Tak hanya itu, kini Rizky Ridho harus merasakan kehilangan yang lebih besar lagi, yaitu pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia.
Keputusan ini membuat pria asal Simo itu meluapkan perasaannya lewat unggahan Instagram, memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada STY yang telah banyak membimbingnya selama ini. Kekasih dari Sendy Aulia itu menyebut bahwa STY bukan hanya seorang pelatih, tetapi juga seorang mentor, orang tua, teman, dan anutan yang telah mengajarkannya banyak hal.
"Beliau bukan sekadar pelatih, tapi juga mentor, orang tua, teman, dan panutan," tulis Ridho di unggahannya.
"Ia mendorong saya melampaui batas, menanamkan kedisiplinan, membangun mental kuat dan membantu saya tumbuh menjadi pemain seperti sekarang," lanjutnya.
Pemain yang kini menjadi kapten Persija Jakarta itu juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Shin Tae-yong selama ini.
"Saya sangat menghargai setiap pelajaran dan kesempatan yang telah diberikan. Terima kasih atas kepercayaan, dorongan, dan dukungan yang tak pernah luntur," tambahnya.
Sebagai penutup, Rizky Ridho juga mendoakan yang terbaik untuk Shin Tae-yong dalam perjalanan kariernya. "Terima kasih dan semoga sukses, Coach!" ujarnya dengan menggunakan bahasa Korea, sebagai bentuk penghormatan yang mendalam.
Kini, Timnas Indonesia harus fokus untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret mendatang. Pada 20 Maret, Indonesia akan bertandang ke Australia, diikuti dengan laga kandang melawan Bahrain lima hari setelahnya. Saat ini, Indonesia berada di posisi ketiga dengan koleksi enam poin, hanya tertinggal satu angka dari Australia yang ada di posisi kedua. Sementara tiga tim lainnya, yaitu Arab Saudi, Bahrain, dan Tiongkok memiliki poin yang sama.
Perasaan patah hati dua kali dalam waktu dekat ini menjadi ujian berat bagi Rizky Ridho. Dari kehilangan Thomas Doll di Persija Jakarta, hingga pemecatan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, perjalanan kariernya harus berlanjut dengan semangat dan profesionalisme yang tinggi.
