
Bryan Cristante saat laga kekalahan AS Roma lawan Lille. (Dok. AS Roma)
JawaPos.com-AS Roma harus menelan kekalahan menghadapi tamunya, Lille, di laga kedua Liga Eropa. Laga yang berakhir dengan skor 0-1 itu dimainkan di Stadion Olimpico, Jumat (3/10).
Bermain sebagai tim tamu, tidak membuat semangat Lille kendor. Tim yang diperkuat Calvin Verdonk tersebut berhasil unggul duluan di menit keenam lewat gol Hakon Haraldsson.
I Lupi sebenarnya punya peluang mencetak gol di babak kedua. Sayang, penalti yang harus diulang hingga tiga kali dari pemain AS Roma berhasil digagalkan kiper Lille Berke Ozer.
Kalah di kandang sendiri memang terasa menyakitkan bagi kapten AS Roma Bryan Cristante. Menurut dia, hasil seri bisa didapatkan timnya, bahkan mereka juga bisa meraih kemenangan.
"Pertandingan seperti ini selalu sulit dan kalah di kandang selalu lebih menyakitkan. Pertandingan malam ini sangat terbuka. Kami bisa saja seri, kalah atau bahkan menang. Pada akhirnya, semuanya bergantung pada detail-detail kecil," ucap Bryan Cristante setelah pertandingan yang dikutip dari laman Liga Champions, Jumat (3/10).
Pemain 30 tahun tersebut menilai timnya bermain solid. Dia mengatakan, pelatih Gasperini juga menekankan kepada tim asuhannya untuk bisa mencetak gol meskipun sudah kebobolan terlebih dahulu.
"Kami tidak banyak kebobolan. Kami solid dan seimbang. Kami punya peluang untuk menyamakan kedudukan di menit-menit akhir, dan kami akan terus melaju di jalur kami. Secara fisik, kami dalam kondisi yang baik," terang Bryan.
"Di babak pertama, Gasperini memberi tahu kami bahwa pertandingan masih terbuka, bahwa itu tidak akan mudah, dan mendesak kami untuk terus menekan dan mencetak gol," kata Bryan Cristante.
Dengan kekalahan ini, AS Roma bertengger di posisi ke-16. Sementara Lille, masih berada di papan atas yang menempati posisi kelima.
