
Sergio Ramos Rilis Lagu Baru ‘Cibeles’: Sindiran Halus untuk Florentino Perez?
JawaPos.com - Sergio Ramos, bek legendaris Real Madrid, kembali menjadi sorotan publik. Namun kali ini, bukan karena tekel keras atau sundulan mautnya, melainkan karena langkah yang tak terduga: merilis sebuah single musik berjudul "Cibeles".
Lagu ini langsung menjadi viral, bukan hanya karena Ramos dikenal sebagai salah satu ikon terbesar di Santiago Bernabéu, tetapi juga karena liriknya yang penuh emosi dan dinilai menyimpan pesan terselubung untuk presiden klub, Florentino Perez.
Dilansir dari akun X @sergioramos, pada bait pembuka, Ramos bernyanyi dengan nada yang terdengar personal:
“Ada hal-hal yang tak kuceritakan padamu, yang masih menyakitiku. Aku tak pernah ingin pergi, kau memintaku terbang.”
Kalimat itu dianggap sebagai refleksi rasa sakitnya saat meninggalkan Real Madrid pada 2021. Ramos melanjutkan dengan frasa yang lebih tajam:
“Syukurlah aku pergi, karena kamu tidak memperlakukanku sama. Lebih baik aku mati berdiri daripada hidup berlutut. Kau melupakanku, kau mengabaikanku. Tanpa bisa memutuskan, itulah yang paling menyakitkan bagiku.”
Bagi banyak penggemar, bait-bait ini terdengar seperti sindiran langsung pada Perez—sosok yang dianggap memiliki peran besar dalam berakhirnya perjalanan Ramos di klub.
Kepergian Ramos dari Real Madrid pada musim panas 2021 memang meninggalkan kontroversi.
Sang kapten awalnya menolak tawaran perpanjangan kontrak, namun ketika ia mencoba menerima di detik-detik terakhir, Perez menyatakan bahwa tawaran itu sudah tidak berlaku lagi.
Keputusan itu mengakhiri era 16 tahun Ramos di Madrid—era yang dipenuhi trofi, momen heroik, dan status sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah klub. Namun, luka dari perpisahan tersebut jelas belum sembuh sepenuhnya.
Meski terasa getir, "Cibeles" juga menjadi bentuk penghormatan bagi para pendukung Real Madrid serta air mancur ikonik Cibeles, tempat di mana Los Blancos merayakan gelar juara mereka.
Di bagian penutup lagunya, Ramos memberikan nada rekonsiliasi:
