
Arsenal menang atas Manchester United pada pekan pertama Premier League 2025/26. (Instagram @premierleague)
JawaPos.com – Arsenal berhasil mengalahkan Manchester United 1-0 di Old Trafford dalam laga pembuka Liga Premier musim ini.
Kemenangan ini menjadi yang keempat berturut-turut bagi The Gunners pada pekan perdana, sekaligus hanya kemenangan ketiga mereka dalam 18 kunjungan terakhir di markas United.
Laga berlangsung sengit, tetapi Arsenal mampu menunjukkan keunggulan dalam beberapa aspek kunci.
Berikut 4 faktor utama yang menjadikan Arsenal keluar sebagai pemenang atas Manchester United seperti dilansir dari laman Flashscore pada Senin (18/7).
Altay Bayindir yang dipercaya menggantikan Andre Onana melakukan kesalahan fatal di awal pertandingan. Ia gagal mengantisipasi tendangan sudut Declan Rice, sehingga bola justru jatuh ke arah pemain Arsenal.
Situasi itu dimanfaatkan Riccardo Calafiori yang menyundul bola dari jarak dekat untuk membuka keunggulan. Gol tersebut menjadi penentu jalannya laga karena Arsenal bisa mengontrol tempo setelahnya. Kesalahan Bayindir memperlihatkan rapuhnya lini belakang United dalam situasi bola mati.
Arsenal tampil efisien dalam mengonversi peluang meski tidak banyak menciptakan serangan berbahaya. Gol Calafiori menunjukkan bagaimana tim Mikel Arteta mampu memaksimalkan kesalahan lawan.
The Gunners tidak membuang kesempatan yang datang, meskipun United lebih banyak menguasai bola di beberapa periode. Keberhasilan menjaga efektivitas serangan membuat Arsenal tetap unggul di tengah tekanan.
Faktor inilah yang membedakan mereka dari tuan rumah yang gagal mencetak gol meski mendapat peluang.
Manchester United memang menekan melalui Bryan Mbeumo, Patrick Dorgu, hingga Matheus Cunha, tetapi semuanya digagalkan lini pertahanan Arsenal.
David Raya tampil konsisten dengan serangkaian penyelamatan penting, termasuk mementahkan sundulan keras Mbeumo pada menit ke-74. Pertahanan Arsenal tetap solid meski mendapat tekanan berulang dari lini serang tuan rumah. Organisasi bertahan yang rapat membuat peluang emas United gagal berbuah gol. Performa Raya sekaligus menjadi pembeda signifikan di Old Trafford.
Pada 10 menit terakhir, Arsenal mampu menguasai permainan dan meredam tekanan United. Kedewasaan mereka terlihat dalam cara mengatur tempo, menjaga penguasaan bola, dan memperlambat alur serangan lawan. United kehilangan intensitas serangan, sementara Arsenal bermain lebih nyaman.
