
Thiago Motta serius mempersiapkan pasukan Juventus untuk meraih kemenangan kontra AC Milan. (Valerio Pennicino/Getty Images)
JawaPos.com - Juru taktik Juventus Thiago Motta menegaskan bahwa pertandingan melawan AC Milan merupakan kesempatan penting bagi timnya untuk mendapatkan kepercayaan diri dan momentum usai serangkaian hasil imbang yang didapat.
Juventus akan menjamu AC Milan pada pekan ke-21 Serie A 2024/25. Rencananya, duel panas kedua tim bakal dihelat di Allianz Stadium, Minggu (19/1) dini hari WIB.
Juventus merupakan satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Italia, namun mereka telah meraih hasil imbang dalam 13 pertandingan. Motta ingin mengakhiri rentetan tersebut dengan menargetkan poin penuh saat berjumpa Milan.
Namun, Bianconeri tentunya tidak akan mudah mendulang kemenangan, sebab mereka dalam laga terakhir melawan Rossoneri di babak semifinal Piala Super Italia 2024 justru takluk 1-2.
Dalam sesi konferensi pers jelang menghadapi Milan, Motta mengatakan serangkaian hasil seri yang didapat timnya tidak membuatnya senang. Dan menghadapi sang rival, dia menambahkan pendekatan yang dilakukan anak asuhnya akan sangat menentukan.
"Saya pikir hasil yang kami raih pada laga kedua melawan Milan nanti adalah ditentukan dengan cara kami melakukan pendekatan pada pertandingan tersebut,” ujar Motta seperti dilansir dari laman resmi Juventus.
"Kami tidak senang dengan sejumlah pertandingan yang kami mainkan dengan hasil imbang. Saya ingin menegaskan bahwa kami ingin berada di posisi yang lebih tinggi di klasemen dan kami bekerja setiap hari untuk meraih kemenangan."
Terakhir kali Juventus meraih kemenangan di Serie A pada saat menghadapi Monza di pekan 17 pada Desember lalu. Saat itu mereka meraih kemenangan dengan skor 2-1.
"Besok melawan AC Milan di kandang, kami ingin meraih kemenangan,” ucap Motta.
Terlebih lagi, Motta menekankan bahwa, meskipun pertandingan Sabtu malam ini merupakan ujian berikutnya dalam musim yang panjang dan sulit, pertandingan ini dapat menjadi titik balik dalam perjuangan mereka di kancah sepak bola Eropa musim depan.
"Kami ingin masuk ke posisi Liga Champions di klasemen dan kami memiliki kesempatan besar untuk melakukannya melawan AC Milan, lawan yang kami hormati, seperti yang kami lakukan terhadap semua lawan kami,” sambung Motta.
"Namun, setelah pertandingan besok, kami masih jauh dari akhir musim. Ini akan menjadi ujian yang bagus.”
Selain itu, pertandingan melawan Milan yang berlangsung di tengah-tengah bursa transfer Januari, Juventus melakukan beberapa pergerakan.
Mereka melakukan pembelian bek sayap Alberto Costa dari klub Portugal Vitoria Guimares untuk memperkuat lini belakang mereka, dan perekrutan Randal Kolo Muani yang dipinjam dari Paris Saint-Germain untuk memperkuat lini serang mereka.
Mengenai para pemain ini, Motta mengomentari perkembangan mereka dan apakah mereka akan tersedia untuk pertandingan besok.
