
Ruben Amorim memimpin Manchester United melaju ke putaran keempat Piala FA. (Nigel French/Sportsphoto/Allstar via Getty Images)
JawaPos.com - Marcus Rashford sekali lagi tidak masuk ke dalam skuad Manchester United saat Setan Merah menyingkirkan Arsenal di putaran ketiga Piala FA. Skuad Ruben Amorim menang dramatis lewat adu penalti dengan skor 5-3 setelah selama 90 menit bermain sama kuat 1-1 di Stadion Emirates pada Minggu (12/1) malam kemarin.
Melansir dari ESPN, pemain berusia 27 tahun tersebut sudah mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan Old Trafford dan telah diminati sejumlah klub besar Eropa seperti AC Milan dan Borussia Dortmund. Saat ini, ia juga membuka untuk bergabung dengan klub asal Spanyol jika ada tawaran yang sesuai.
Mengomentari itu, Pelatih Manchester United Ruben Amorim mengaku tidak mengetahui apakah Rashford masih akan memainkan laga terakhirnya bersama Manchester United sebelum meninggalkan klub.
“Saya tidak tahu. Kita lihat saja nanti. Dia adalah pemain Manchester United untuk saat ini. Dia harus melakukan pekerjaannya,” ujar Amorim pada konferensi pers setelah pertandingan pada Minggu (12/1) waktu setempat.
“Dia harus menunjukkan rasa cinta kepada klubnya, tetapi saya harus membuat pilihan. Saya sudah mengatakan bagaimana saya membuat sebuah keputusan. Begitulah adanya. Mari kita lanjutkan menatap pertandingan selanjutnya dan seperti yang saya katakan saya harus membuat pilihan,” tambahnya.
Selain membahas terkait Marcus Rashford, Ruben Amorim juga menyampaikan perasaannya atas kemenangan dramatis yang diraih oleh timnya.
Pemain pengganti, Joshua Zirkzee menuntaskan penalti kemenangan setelah 120 menit pertandingan. Bruno Fernandes membuka skor di menit ke-52, sembilan menit kemudian Diogo Dalot di usir dari lapangan pada menit ke-61. Dua menit berselang Arsenal menyeimbangkan kedudukan lewat Gabriel Magalhaes.
“Syukurlah, para pemain yang ada di lapangan berjuang hingga menit akhir. Terkadang yang kita bicarakan sebelum pertandingan bukan soal taktik atau teknis. Kita harus berjuang apapun yang terjadi, bermain penuh semangat apapun situasi kita saat bertanding.
“Arsenal tidak pantas kalah, tapi kami lebih layak untuk menang. Cara kami bermain, sudah bertarung untuk merebut kemenangan sejak awal. Kami tidak terlalu banyak menguasai bola, tapi kami menguasai kendali tanpa tekanan,” pungkas pelatih asal Portugal tersebut.
